Panitia NFL bersama perwakilan tim yang akan berpartisipasi berpose setelah Technical Meeting di Lapangan Andik Futsal di Depok, Jawa Barat.

Jakarta, Floresa.co – Nusa Tenggara Timur (NTT) Future Leader (NFL), salah satu kelompok pemuda asal Provinsi NTT berbasis di Depok, Jawa Barat (Jabar), akan menggelar turnamen Futsal pada awal Oktober mendatang di Lapangan Andik Futsal, di Depok.

Dalam agenda Panitia, turnamen tersebut akan dilaksanakan dalam dua hari di bulan Oktober yaitu tanggal 2 dan 9.

Pesertanya ialah berbagai kelompok anak muda asal NTT yang berdomisili di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi (Jabodetabek).  Ada 16 Tim yang sudah daftar ke panitia.

Hieronimus Dahon, ketua Panitia NFL mengungkapkan, digelarnya turnamen tersebut guna menggerakkan anak muda NTT agar tidak lagi berpikir kesukuan mengingat NTT adalah provinsi yang terdiri dari puluhan kabupaten dan berbagai macam suku.

“Kita ingin anak-anak muda NTT berpikir untuk persatuan NTT, bukan hanya kabupaten dan sukunya masing-masing”, katanya kepada Floresa.co Minggu, (25/9/2016).

Lebih dari itu, demikian Hieronimus, membangun dan mempromosikan NTT, terutama lewat kegiatan olahraga menjadi tujuan pendirian.

“Banyak anak-anak muda NTT yang berbakat di bidang olahraga apapun. Kendalanya, tidak memiliki wadah untuk kembangkan bakatnya itu”.

“Kita ingin dengan bakat yang mereka miliki itu, mereka bisa berprestasi sehingga bisa mengharumkan nama NTT”, pungkasnya.

Ke depannya, NFL berencana menjadikan organaisasi tersebut lebih besar dan juga akan menggelar menggelar turnamen yang lebih besar pula. Adapun sistemnya, seperti liga profesional futsal.

Saat ini, mereka juga sedang berusaha untuk menjalin kerja sama dengan Asosiasi Futsal Indonesia (AFI).

“Tentu, tujuannya agar pembinaan bakat anak-anak muda NTT di bidang olahraga secara profesional”, ungkap Kristoforus Ronal, sekertaris NFL.

Sementara itu, Mario Larung, peserta yang akan terlibat mengungkapkan kegembiraannya karena diundang meramaikan turnamen tersebut.

Menurut Mario, kegiatan seperti ini sangat positif dan harapannya bisa diadakan secara profesioanal.

“Kami menyambuat baik turnamen ini. Kami ingin belajar dari kegiatan seperti ini dan tentu, kami ingin membuka jaringan lebih luas”, pungkas mahasiswa Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia itu (ARJ/Floresa).