Marsel Nagus Ahang, Anggota DPRD Manggarai - Flores

Ruteng, Floresa.co – Marsel Nagus Ahang, anggota DPRD Kabupaten Manggarai – Flores, NTT kembali berkicau soal dugaan keterlibatan rekannya sesama anggota dewan yang ikut bermain proyek APBD.

“Banyak oknum DPRD Manggarai kerja proyek. Waktu itu saya angkat di sidang paripurna saat presentasi KUA-PPAS APBD 2017 untuk meminta sikap lembaga menanggapi informasi tersebut. Siapa-siapa oknum tersebut yang melakukan kerja proyek” ujar Marsel kepada Floresa.co Sabtu 10 September 2016.

BACA JUGA: 

Pada 2015 lalu, anggota DPRD dari Partai Keadilan Sejahterah (PKS) ini sempat membuat gempar dengan menuding Wakil Ketua DPRD, Simprosa Rianasari Gandut atau Osy Gandut bermain proyek. Bahkan saat itu, Marsel sempat meminta kepolisian untuk melakukan penyelidikan terhadap proyek-proyek yang dikerjakan Osy.

Masalah antara Marsel dan Osy ini, kemudian berakhir damai.

Menurut Ahang, UU No 27 tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) melarang anggota dewan bermain proyek.

“Informasi dari SKPD bahwa semua proyek milik DPRD” kata Marsel.

Meski demikian, menurut Marsel hingga saat ini, pimpinan DPRD Manggarai belum menindaklanjuti informasi soal keterlibatan anggota dewan yang bermain proyek ini.

Ketua DPRD Manggarai Kornelis Madur mengakui bahwa Marsel Ahang sudah menyampaikan informasi itu dalam rapat paripurna. Hanya saja kata dia, informasi tersebut belum berbasis data, belum memiliki bukti yang cukup untuk ditindaklanjuti.

“Saya bisa tindaklanjuti kalau ada informasi resmi, tapi kalau hanya desas-desus di luar bagaimana kita melakukan indentifikasi oknum – oknum itu” kata Madur.

Pernyataan Marsel Ahang kata dia tidak memiliki data. Sebab menurut Madur, dalam paripurna Marsel mengatakan “berdasarkan desas-desus di luar”.

“Saya tidak menganggap itu sebagai sebuah persoalan. Karena tidak punya data dasar”, ujar Madur.

Menurut Madur, apabiala datanya lengkap, pimpnan dewan akan merekomendasikan Badan Kehormatan untuk menindaklanjuti.(Ronald Tarsan/Floresa).