Aktivis Gelar Upacara Bendera 17 Agustus di Pantai Pede

0
659
Para aktivis Kontra Privatisasi Pede menggelar upacara bendera memperingati HUT RI ke 71 di Pantai Pede, Rabu 17 Agustus 2016 (Foto: Sirilus Ladur/Floresa)

Labuan Bajo, Floresa.co – Sejumlah aktivis menggelar upcara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-71 di Pantai Pede, Labuan Bajo, Manggarai Barat – Flores. Pengelolaan pantai ini masih menjadi polemik antara masyarkat dan pemerintah daerah.

Para aktivis yang terlibat dalam upcara ini berasal dari Koalisi Pede dan Aliansi Mahasiswa Manggarai Diaspora, tokoh politik, tokoh agama dan tokoh masyarkat.

Bendera merah putih yang kibarkan para aktivis berukuran 5×10 meter dan seluruh peserta berpakaian adat daerah.

Bertindak sebagai inspektur upacara dalam upcara bendera ini adalah Bernadus Barat Daya selaku Koordinator Koalisi Pede.

Bernadus mengatakan, upcara bendera memperingati kemerdekaan RI ke-71 sengaja digelar di Pantai Pede untuk menunjukkan kepada pemerintah dan inevstor bahwa pantai Pede adalah “Tanah air kami, tanah kuni agu kalo, tae dise ema, pede dise ende“,ujarnya.

Tak hanya itu, lanjut Bernadus, upcara ini juga mau menunjukkan bawah “sesungguhnya, tanah pantai Pede adalah tanah yang harus dimiliki, dikelola dan diatur oleh pemerintah daerah kabupaten Manggarai Barat.”

Karena itu, lanjutnya, “tanah pantai Pede adalah tanah yang pemanfaatanya harus diperuntukkan bagi kepentingan dan kebaikan bersama bagi seluruh rakyat,”, bukan untuk kepentingan investor.

Bernadus mengatakan, sebagai masyarakat Manggarai Barat, para aktivis menyatakan dengan tegas untuk mempertahankan tanah pantai Pede dari upaya pencaplokan paksa sepihak yang dilaksanakan pemerintah provinsi NTT dan pengusaha PT SIM.

“Kami tidak akan pernah membiarkan sejengkal pun tanah pantai Pede dirampas oleh siapa pun dengan alasan apa pun juga,”tegasnya.

Romo Vikep Labuan Bajo, RD Robert Pelita mengatakan Gereja dan aktivis menggelar upacara bendera di Pede mau menunjukkan bahwa Gereja dan aktivis akan tetap memperjuangkan pantai Pede sebagai ruang publik dan dikelola oleh pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, bukan oleh investor. (Sirilus Ladur/Floresa)

Advertisement
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini