Kebakaran Rumah di Mena-Ruteng Diduga Dipicu Puntung Rokok

0
1816
Warga berkerumun melihat rumah yang hangus terbakar (Foto:Ardy Abba/Floresa)

Ruteng, Floresa.co- Kabakaran sebuah rumah di lingkar luar Perumnas Langkas Damai, Kelurahan Compang Tuke, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai hingga menewaskan Ardianus Arman (28) diduga bersumber dari api puntung rokok.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Iptu Lukius Okto Selly mengatakan, kesimpulan sementara berdasarkan penyelidikan polisi kebakaran yang menghanguskan semua isi rumah korban Ardianus itu penyebabnya diduga bersumber dari api puntung rokok.

Ia mengaku, berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) api bersumber dari dalam kamar tidur korban Ardianus.

“Itu dilihat dari benda-benda yang ada di dalam kamar tempat tidur korban ditemukan lebih banyak yang hangus ketimbang ruangan lain dari keseluruhan bangunan rumah tersebut,” ujar Okto Selly kepada Floresa.co, Kamis, 2 Juni 2016.

BACA JUGA:

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, rumah Ardianus terbakar pada Rabu 1 Juni 2016 sekitar pukul 04.00 Wita. Naas, dalam kejadian tersebut ia ikut terpanggang amukan api.

Rumah tersebut adalah milik Anselmus Dos yang dikontrakan oleh Ardianus Arman, warga asal Tentang, Kecamatan Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Akibat kebakaran ini, seluruh tubuh Ardianus terbakar. Informasi dari warga sekitar, pada malam kejadian, istri dan anak korban tidak menginap di rumah itu, tetapi di rumah tetangga.

Korban meninggalkan istri dan seorang anak. Petugas dari Polres Manggarai sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan jenasah sudah di antar ke RSUD Dr. Ben Mboi untuk diautopsi.

Korban diketahui berprofesi sebagai tukang ojek. Informasi yang dihimpun, pada Selasa malam sekitar pukul 10.00 Wita, korban bertengkar dengan istrinya yang bernama Hendrika Susanti.

Setelah bertengkar, istrinya meninggalkan rumah dan tidur di tetangga sebelah. Sedangkan korban meninggalkan rumah dan setelah kembali korban mengunci rumah.

Pada saat kejadian istri korban sempat mendengar teriakan minta tolong. Namun, karena pintu dikunci dari dalam menyebabkan menyulitkan pertolongan dan tidak bisa menyelamatkan diri.

Saat ditanya soal posisi istri korban dalam kecelakaan teraebut, Okto Selly mengaskan hingga kini pihak kepolisian tidak menemukan adanya keterlibatan langsung istrinya itu dalam kebakaran.

Ia menjelaskan, setelah dianiaya korban sekitar jam 10.00 malam istri korban pergi tidur di rumah tetangga yang jaraknya tak jauh dari TKP.

“Sampai pagi kejadian kebakaran terjadi istri korban mendengar suara teriakan minta tolong, baru istri korban keluar dari rumah tetangga melihat rumah sudah dalam keadaan terbakar,” kata Okto Selly. (Ardy Abba/Floresa).

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini