Dituding Soal Pungli, Kades Golo Munga-Matim: Itu Sesuai Kesepakatan Bersama

0
403
Ilustrasi Kartu Indonesia Pintar. (Foto: smpbudiutomoperak.sch.id)

Borong, Floresa.co – Kepala Desa Golo Munga, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur- Flores, Lorens Rato mengatakan tidak ada pungutan liar kepada penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di desanya.

Ihwal uang Rp 50.000, menurutnya itu berdasarkan kesepakatan bersama dengan para penerima. Dan hingga kini uang tersebut belum sampai ke tangannya.

Menurutnya, awalnya berdasarkan penjelasan koordinator Kabupaten, bahwa untuk mencairkan uang dari KIP ini, penerima harus ke kantor BRI di Borong. Penjelasan itu ia sampaikan saat rapat bersama masyarakat penerima.

BACA JUGA:

Lalu, saat rapat itu berkembang gagasan untuk mengutus satu orang saja ke Borong untuk mencairkan dana itu.

“Pertimbangan dari masyarakat kalau naik ojek dari sini (desa) ke Borong bisa Rp 200.000 satu kali jalan,”ujarnya kepada Floresa.co melalui sambungan telepon, Kamis 26 Mei 2016.

Berdasarkan pertimbangan itu, disepakati mengutus orang. Selaku kepala desa, Lorens mengaku saat itu ia mengatakan, yang ke Borong tidak harus kepala desa, bisa salah satu dari warga.

“Akhirnya,mereka sepakti kumpul uang Rp 50.000 per orang untuk biaya ke Borong,”ujarnya.

Namun, menurutnya, saat itu ia mengaku sempat ragu-ragu dengan kesepakatan itu karena ditakuti kelak dituding sebagai keputusannya selaku kepala desa.

Tetapi kata dia masyarakat meyakinkan bahwa itu hasil keputusan masyarakat sendiri untuk menghemat biaya dan waktu.

Lorens menjelaskan setelah ada kesepakatan itu, muncul informsai bahwa untuk mencairkan dana KIP itu tidak ke Borong. Tetapi kartunya diserahkan ke sekolah.

Akhirnya, kata dia, kartu beserta uang yang sudah dikumpulkan di sejumlah RT dikembalikan lagi ke masyarakat.

Lorens mengatakan masyarakat yang mengeluhkan adanya pungutan liar dalam berita Floresa.co sebelumnya tidak ikut dalam rapat. Ia mengaku sudah menemui narasumber yang menyampaikan informasi itu untuk meminta klarifikasi.

“Itu berdasarkan hasil kesepakatan bersama dan uangnya belum ada di saya,”ujarnya. (Pet/Floresa)

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini