Ilustrasi (internet)

Ruteng,Floresa.co – Setelah DPRD Manggarai Barat dan DPRD Manggarai Timur, kini giliran DPRD Manggarai – Flores menggelar studi banding.

Para anggota dewan dari Manggarai ini melakukan studi banding tentang Balai Latihan Kerja (BLK) di Surabaya.

Informasi yang diterima Floresa.co, Senin(16/5/2016) para anggota dewan yang mengikuti studi banding tersebut berasal dari Komisi A (bidang pemerintahan) dan berjumlah 12 orang. Tetapi salah satu anggota yaitu Gabriel Gadur tidak ikut karena sakit.

Studi banding rencana berlangsung selama lima hari muli Selasa 17 Mei kemarin hingga 21 Mei 2016.

BACA JUGA:

Beberapa anggota Komisi A diantarnaya Bona Onggut (Ketua), Aleksander Dugis, Kornelis Madur dan Marsel Ahang.

Marsel Ahang, anggota DPRD Manggarai ketika ditemui Floresa.co di Labuan Bajo, Senin (16/5) mengatakan studi banding merupakan kewajiban anggota dewan.

Ahang yang berasal dari Fraksi PKS ini mengatakan tujuan studi banding ke Surabaya ini adalah untuk melihat dan belajar bagaimana pemerintah daerah itu mengelola BLK.

“Selama ini BLK milik pemerintah Kabupan Manggarai di Cancar,Kecamatan Ruteng belum dioptimalkan fungsinya dengan baik. Oleh karena itu anggota dewan akan belajar di tempat atau daerah lain yang lebih maju,”ujar Ahang.

Sekretaris Dewan Asel Asfal tidak bisa dihubungi terkait perjalanan anggota dewan ini. Beberapa kali ditelepon tidak diangkat. Pesan singkat juga tidak dibalas.

Sebelumnya, Ansel pernah mengatakan anggaran untuk studi banding anggota dewan tahun ini sebanyak Rp 500 juta.

Warga masyarakat Desa Todo,Satarmese Utara,Aleksius Nambut mengatakan miris dengan para anggota dewan Manggarai ini.

“Coba mereka alihkan dana studi banding tersebut untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan raya ada gunanya bagi masyarakat,”ujarnya ketika dimintai komentarnya oleh Floresa.co.

Aleksius mengatakan DPRD Manggarai mestinya tak perlu jauh-jauh studi banding ke Yogyakarta. Cukup pemerintah membiayai masyarakat untuk belajar di BLK St.Alosius Ruteng yang sudah berdiri sejak lama dan banyak menghasilkan tenaga kerja terampil. (Sefry Jemandu/Ardy Abba/Floresa)