Foto: catholicherald.co.uk

Floresa.co – Otoritas Gereja Katolik membantah kabar yang menyebukan bahwa Pastor Tom Uzhunnalil, seorang imam ordo Salesian Don Bosco (SDB) telah dieksekusi kelompok radikal ISIS dengan cara disalibkan pada Jumat Agung 25 Maret 2016 lalu.

Uskup Paul Hinder, kepala Vikaris Apostolik Arab Selatan yang mencakup wilayah Yaman, kepada catholicherald.co.uk mengatakan dirinya memiliki “petunjuk kuat” bahwa Pastor Tom Uzhunnalil “masih hidup di tangan para penculiknya”.

“Saya tidak mengkonfirmasi bahwa telah terjadi sesuatu pada Jumat Agung. Kabar yang menyebutkan bahwa Pastor Tom disalibkan tampaknya tidak benar,”ujarnya.

Uskup Hinder kepada Catholic News Service mengatakan :”Tidak ada orang yang tahu persis apa yang sedang terjadi”. Bagaimanapun, dia menagatakan,”Saya punya alasan yang cukup untuk meragukan” laporan yang menyebutkan Pastor Tom telah tiada.

Uskup Hinder menolak berkomentar lebih jauh, ia mengatakan situasi “sangat sensitif”.

Kabar terkait eksekusi Pastor Tom mulai beredar setelah Kardinal Austria, Christoph Schonborn dalam homilinya pada malam paskah di Wina menyebutkan Pastor Tom Uzhunnalil dibunuh.

Namun, ternyata keesokan harinya situs Keuskupan Agung Wina dengan mengutip pernyataan Uskup Hinder dan pimpinan Salesian di India menyebutkan tidak ada bukti bahwa imam itu dibunuh. Setelah berbicara dengan pimpinan gereja di wilayah Arab, Kardinal Schonborn mengatakan “masih ada harapan”.