Romo Sonny Igar, Pastor Paroki Colol berpose bersama pertugas liturg dalam Misa Malam Paskah, Sabtu 26 Maret 2016. (Foto: Irvan/Floresa)

Floresa.co – Cuaca mendung menyelimuti langit-langit paroki St. Petrus Colol, Kecamatan Pocoranaka Timur, Kabupaten Manggarai Timur  mulai pukul 15.00 Wita. Di bawah lembah yang diapiti barisan gunung berbentuk setengah lingkaran, berdiam ribuan umat katolik yang berasal dari tiga stasi pusat yakni stasi Biting, Welu dan Colol.

Semenjak pagi, kesibukan mereka untuk mempersiapkan perayaan paskah mulai terlihat. Di sekitar gereja tampak petugas sibuk membersihkan gereja, ada yang latihan koor, latihan ajuda, dekorasi, lektor  dan lain sebagainya.

Perayaan paskah baru dimulai pukul 19.00 Wita. Namun umat yang berasal dari stasi jauh seperti stasi Ngkiong, Tangkul, Wuas, Wangkar dan Urung sudah mulai berdatangan semenjak pukul 16.00 Wita. Ada juga yang sengaja menginap di rumah keluarga selama pekan suci berlangsung.

Menjelang misa dimulai, umat dari berbagai stasi sudah ramai berdatangan. Mereka datang dengan memakai pakaian motif Manggarai. Pastor paroki Colol, RD. Christian Sonny, Pr menjelaskan bahwa pakaian bermotif Manggarai sudah menjadi seragam misa bagi umat paroki Colol.

“Pakaian adat Manggarai merupakan salah satu bentuk inkulturasi. Dengan kebiasaan seperti ini juga diharapkan agar umat tidak melupakan budaya sekaligus supaya lebih nyaman dalam mengikuti dan merayakan misa” jelasnya.

Lilin Paskah

Tepat pukul 19.00 perayaan misa dimulai. Diperkirakan 5000-an umat memenuhi ruangan gereja. Sementara bagi yang tidak kedapatan tempat, terpaksa mengikuti perayaan paskah dari luar gereja.