BerandaARTIKEL UTAMAFelix Fernandez, Mantan Bupati...

Felix Fernandez, Mantan Bupati Flores Timur Tutup Usia

Floresa.co – Kabar duka menyelimuti warga Kabupaten Flores Timur pada Rabu, 23 Maret 2015 setelah mendapat kabar kepergian Felix Fernandes, mantan bupati periode 2000 -2005.

Felix menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hendrikus Fernandes, Larantuka, pukul 04.00 Wita.

Sebagaimana dilansir Sergapntt.com,  Noben da Silva, salah satu kerabat Felix mengatakan, almarhum baru tiba dari Jakarta pada Selasa sore, 22 Maret.

“Pada malam harinya sekitar pukul 19.30 Wita (ia) bergabung bersama keluarga besar Fernandes Lewai dan umat Katolik lainnya berdoa di Tori Tuan Tersalib (Yesus Tersalib),” katanya.

“Beliau terlihat sangat bersemangat  berdoa dan menyanyi dalam peribadatan Semana Santa itu,” lanjut Noven.

Ia menambahkan, sekitar pukul 21.00 Wita, bersama kakaknya Sinyo Fernandes, almarhum berpamitan sambil mengataan esok malam bertemu lagi dalam ibadat yang sama di Tori Tuan Trewa.

Menurut Sergapntt.com, sebelum meninggal, almarhum sempat mengeluh sakit pada ulu hati dan leher.

Felix sebenarnya hendak maju kembali dalam Pilkada Flores Timur tahun depan.

Rencananya, usai Perayaan Paskah 2016, Felix akan mendaftar di PDIP, NasDem dan Gerindra.

Kabar meninggalnya Felix mengejutkan seluruh warga kota Larantuka. Warga berbondong-bondong datang melayat.

Jenasah kini disemayamkan di rumah Sinyo Fernandes.  Wakil Bupati Valens Sama Tukan, Sekda Anton Tonce Matutina, Kapolres AKBP Ferry Boedhianto, serta pewaris tahta Raja Larantuka Bapa Don Martinus DVG juga datang melayat.

“Almarhum adalah sosok pemimpin yang sangat baik. Karena dia orang baik, maka Tuhan memanggilanya di Hari Bae (Semana Santa) ini. Semoga dia mendapat tempat disisi kanan Tuhan Yang maha Kuasa,” ucap Sekda Tonce.  (Ari D/ARL/Floresa)

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Walhi NTT Ingatkan Pemerintah Berhenti Khianati Mandat Cagar Biosfer TN Komodo

“TN Komodo yang telah berjalan 42 tahun gagal untuk menjalankan tiga mandat utama cagar biosfer yakni pelestarian keanekaragaman hayati/satwa, peningkatan kesejahteraan ekonomi rakyat dengan mekanisme ekonomi ramah lingkungan dan berkeadilan dan pemuliaan kebudayaan rakyat,” kata Walhi NTT

Mengolah Kemiri Agar Harganya Selangit

Oleh: F RAHARDI Provinsi Nusa Tenggara Timur,khususnya Pulau Flores, Pulau Adonara, Pulau Solor...

Motang Rua: Kisah Heroik Pahlawan Manggarai (1)

Floresa.co - Nama Motang Rua, yang lahir tahun 1860, sudah tak...

Potret Sejarah Manggarai dalam Sejarah Nusantara: Sebuah Studi Literatur

Catatan editor: Tulisan ini merupakan karya dari Vianney Andro Prasetyo, seorang...

Polisi yang Kembali dari Labuan Bajo Usai Kawal Aksi Mogok Kecelakaan

Sumber Floresa.co di Waelengga mengatakan, bus bernomor polisi EB 7004 DK tersebut terbalik di Teku Teang, arah barat Waelengga sekitar pukul 20.00 Wita.

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

Hari Pertama Aksi Mogok Pariwisata di Labuan Bajo: Pegiat Wisata Ditangkap dan Dipukuli Aparat, Situasi Mencekam

Suasana kota tidak ramai seperti biasanya, di mana bandara sepi dan pelabuhan tidak beroperasi. Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo Labuan Bajo terpaksa dijemput dengan angkutan umum yang dikendarai polisi.