Gubernur NTT, Frans Lebu Raya sudah memimpin NTT selama dua periode ditambah satu periode sebagai wakil.(Foto: Ist)

Labuan Bajo, Floresa.co – Gubernur Frans Lebu Raya mengatakan sebanyak 523 orang dari Nusa Tenggara Timur(NTT) dilaporkan telah bergabung dengan organisasi Gerakan Fajar Nusantara atau Gafatar.

Menurut Gubernur NTT ini Gafatar termasuk aliran kepercayaan yang tidak mengakui adanya agama di muka bumi ini.

“Dua puluh tiga orang orang NTT telah dipulangkan dari Kalimantan (basis Gaftar), tetapi masih ada 500 orang lagi di Kalimantan,”ujar Lebu Raya dalam acara rapat koordinasi gubernur bersama unsur Forkopimda propinsi dengan unsur Forkopimda kabupaten/kota sepropinsi NTT tahun 2016, Senin(21/3/2016) di Labuan Bajo,Manggarai Barat, Flores.

Menurut Lebu Raya, orang-orang yang bergabung dalam Gafatar ini tidak mengakui adanya semua agama.

“Mereka masuk aliran ini karena mereka tidak memahami ideologi pancasila, pemahaman agama yang sesat atau masih keliru,”ujar Lebu Raya.

Karena itu, menurutnya, bupati dan walikota di NTT harus serius memberikan pemahaman ideologi Pancasila kepada masyarkat dan memperkuat dialog antar agama.

Selain itu, kata Lebu Raya juga memberikan pendidikan agama kepada masyarkat terutama di pesisir pantai karena menurutnya Gafatar masuk melalui daerah pesisir untuk mempengaruhi masyarakat. (Sefry Jemandu/PTD/Floresa)