Bangunan ini dibangun tahun 2014, tetapi hingga kini tidak dimanfaatkan. Foto: Sirilus Ladur/Floresa

Labuan Bajo Flores.co – Lima unit bangunan kuliner di tempat pariwisata gua Batu Cermin, Labuan Bajo – Flores tidak dimanfaatkan. Bangunan milik pemerintah Kabupaten Manggarai Barat itu dibangun tahun 2014.

Agus Albu, mantan kepala Desa Batu Cermin mengatakan sejauh pantauannya hingga saat ini lima unit bangunan tersebut tidak digunakan.

“Saya tidak tau untuk siapa bangunan ini. Saya tidak dilihat dari segi regulasi apakah bangunan ini sesuai dengan spesifikasi atau tidak,itu urusan aparat hukum, yang saya persoalkan adalah dari segi asas manfaat,”ujarnya kepada Floresa.co, Selasa 8 Maret 2016.

Menurut Agus bila pemerintah tak sanggup memanfaatkan bangunan tersebut, maka bisa diserahkan kepada pihak ketiga untuk dikelola.

BACA Juga: Ada Pungli di Lokasi Wisata Batu Cermin-Labuan Bajo?

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, Theo Suhardi mengatakan lima unit bangunan di Batu Cermin itu milik Kementerian Pariwisata yang dibangun dengan dana tugas pembantuan.

“Kami dari pemerintah sudah melakukan pengumuman kepada masyarakat untuk siap kontrak bangunan tersebut,”ujarnya Theo.

Menurut Theo sejauh ini ada empat orang yang berminat untuk mengontrak bangunan tersebut. Namun, sayangnya, kata dia, dari empat orang tersebut kelihatannya tidak serius karena hingga kini tak ada konfirmasi lanjutan.

Ia mengungkapkan masa kontrak berlaku untuk lima tahun. Pantauan Floresa.co, bangunan- bangunan tersebut terlihat kotor. Lantai keramik penuh dengan debu,plafon sudah rusak dan tak terawat. Di sekelilingnya, sudah tumbuh rumput yang tinggi. (Sirilus Ladur/PTD/Floresa)