Para petani di Pagal, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) menanam padi di sawah yang menggunakan pupuk organik (Foto: Ist)

Borong, Floresa.co – Petani di Kecamatan Rana Mese dan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim)  – Flores, NTT mengeluhkan kelangkaan pupuk jenis urea di pengecer-pengecer di kota Borong.

Padahal jenis pupuk urea sangat dibutukan petani saat ini, karena padi yang mereka tanam membutukan pupuk jenis itu.

Bonefantura Hans dan Lukas Jerudu,petani asal Desa Sita, Kecamatan Rana Mese kepada Floresa,co di Borong, Sabtu (20/2/2016) menuturkan sejak satu minggu terakhir pupuk jenis urea tidak ada di tempat pengercer resmi di Kota Borong.

Keduanya mengaku sangat sulit mendapatkan pupuk jenis tersebut. Apalagi rata-rata semua petani di Sita membutukan pupuk jenis itu,demkian Beni Hans.

“Padi baru berusia satu bulan, untuk saat ini dibutukan pupuk urea karena bentuk batang dan daun padi menguning. Dibutukan pupuk urea agar batang dan daun kembali hijau,”kata Hans.

Beni Hans mengaku dirinya bersama petani lain minggu lalu ke tempat pengecer pupuk di Borong. Para pengecer berjanji tiga hari pupuk urea sudah ada,tetapi faktanya sampai hari Sabtu di tempat pengecer belum juga ada pupuk jenis urea.

“Janji tiga hari akan ada pupuk, tetapi sampai hari ini (Sabtu) tidak ada pupuk urea di pengecer-pengecer,” katanya.