Eston Foenay (Foto: Ferdinand Ambo/Floresa)

Labuan Bajo, Floresa.co – Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Provinsi NTT, Eston Foenay menolak dengan tegas rencana pemerintah provinsi NTT menyerahkan pengeloaan Pantai Pede di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar) – Flores, ke pihak investor

Menurut mantan Wakil Gubernur NTT ini, Pantai Pede sudah menjadi lokasi yang sangat dibutukan masyarakat sebagai tempat rekrasi.”Sudah berkali-kali masyarakat melakukan aksi di Kupang, baik kelompok mahasiswa maupun LSM dan unsur tokoh agama,”ujar Eston, kepada Floresa.co, di Labuan Bajo (21/2/2015)

Eston menegaskan bahwa penolakan masyarakat selama ini bukan pesan sponsor, melainkan semata demi kebutuhan ruangan publik.”Saya menolak secara tegas pembangunan hotel di Pantai Pede, pemerintah tidak boleh memberikan ke pihak investor. Rakyat sudah menyatu serta membutuhkan ruangan publik,”ujarnya.

Kata Eston, di Mabar ini masih banyak lokasi lain yang bisa dimanfaatkan investor, mengapa harus di Pantai Pede.”Lokasi ini satu-satunya kawasan wisata yang melakat dengan masyarakat, jadi pemerintah jangan memberikan tanah ini untuk pembangunan hotel,”ujarnya.

Eston meminta pemerintah untuk melakukan musywarah rencana penataan dan pembangunan kawasan tersebut untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan daerah.”Kalau ada ruangan publik jelas akan berdampak peningkatan nilai tambah bagi masyarakat dan pemerintah,”ujarnya.

Eston juga meminta fraksi Gerindra DPRD Mabar dan DPRD NTT untuk membuat surat penolakan.”Kita harus dahulukan kepentingan rakyat. Kalau selama ini sudah membuat sikap tegas tetapi tidak respon, segera buatkan.”