Penghuni Asrama Putri St Maria Fatima berpose bersama usai kegiatan pelatihan menulis pada Sabtu (6/2/2016). (Foto: dok Komunitas Sastra Hujan)

Ruteng, Floresa.co –  Sabtu akhir pekan lalu (6/2/2016), penghuni Asrama Putri St Maria Fatima, Jalam Pelita,Waepalo – Ruteng, terlibat dalam salah satu kegiatan, yang terbilang baru untuk mereka: melatih menulis.

Di bawah bimbingn “Komunitas Sastra Hujan” sebuah kelompok anak muda yang merasa perlu membangkitkan gairah anak-anak sekolah di Ruteng untuk menulis, kegiatan itu berlangsung selama dua jam, pukul 18.30-20.30 WITA.

Sebanyak 17 siswi ikut dalam kegiatan ini, ditambah dua orang suster SSpS sebagai pembina asrama.

“Pelatihan ini diselenggarakan untuk menjawabi kecemasan akan kurangnya minat kaum muda terhadap dunia menulis,” kata Evan Lahur, ketua Komunitas Sastra Hujan.

Menurutnya, anak-anak asrama yang kini sedang menimbah ilmu di bangku SMA dan sebentar lagi akan memasuki jenjang perguruan tinggi perlu dibekali dengaan kemampuan menulis.

Ada tiga pemateri dalam kegiatan ini, yang masing-masing membawa tema menulis, sastra dan jurnalistik.

Febhy Irene, pegiat karya sosial di Ruteng membahas mengenai apa itu menulis, manfaat menulis dan tujuan menulis.

Ia juga menyinggung mengenail alasan kurangnya minat kaum muda dalam menulis.