Oleh: DAN MENI

Pada awal tahun ini, Kristo Suhardi, seorang mahasiswa di STFK Ledalero, memberikan kado istimewanya kepada kita semua dengan menerbitkan buku pertamanya berjudul Sastra, Filsafat dan Kita.

Buku “sulung” yang lahir dari buah permenungan panjang ini dikemas dengan bahasa yang sangat sederhana, namun menyentuh nurani setiap insan pencinta sastra dan filsafat.

Kristo tidak hanya seorang peminat sastra, tetapi jauh dari itu mencoba menafsir setiap rentet kata indah yang tehampar dalam karya sastra dan memberi makna kepada setiap larik, baik pada karya-karyanya maupun karya orang lain.

Baginya, sastra tidak pernah mengenal kata yang selesai dan pemaknaan atasnya juga tidak pernah final.

Dalam bukunya, Kristo hendak menunjukkan intimitas relasi antara sastra dan filsafat dalam mencari makna kehidupan. Makna yang dihadirkan mengingatkan kita bahwa sastra dan filsafat bukan sesuatu yang berada nun jauh di sana, tetapi sesuatu yang ada di sini, yang menyentuh sisi kemanusiaan kita.

Kristo juga mengajak kita untuk menjadikan hidup kita sebagai sebuah “sastra hidup” dan menemukan kebenaran-kebenaran dalam terang filsafat agar kita menampilkan kemanusiaan kita yang sesungguhnya.