Marius Ardu Jelamu

Ruteng, Floresa.co – Dalam rangka menyambut acara Tour de Flores (TdF) yang digelar pada 19- 23 Mei 2016 mendatang, masyarakat diminta untuk membaca peluang bisnis.

Acara ini  balap sepeda internasional itu dalam rencana pemerintah mengambil titik start dari kota Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur dan berakhir di Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat. Jarak yang ditempuh adalah 661,5 km.

Marius Ardu Jelamu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengatakan, event ini merupakan sebuah peluang ekonomi bagi masyarakat di Pulau Flores.

Sebab, kata dia, saat itu pasti para tamu baik mancanegara maupun dalam negeri berbondong-bondong mengunjungi Flores.

Marianus yang saat ini menjadi Penjabat Bupati Manggarai menjelaskan, efek lain dari hajatan ini adalah sebagai kesempatan mempromosikan daerah pariwisata Flores.

“Saat itu nanti banyak media asing yang datang meliput. Ini ajang promosi buat daerah kita. Karena itu, masyarakat mesti menyiapkan diri agar uang-uang turis jatuh di Flores dan tidak membawa pulang ke negara mereka masing,” ujarnya saat berbincang-bincang dengan sejumlah wartawan di ruang kerjanya di Ruteng, Selasa (2/2/2016).