Saat Ngopi Jadi Gaya Hidup

1
1159
Irvan Kurniawan

 

Oleh: IRVAN KURNIAWAN

Siapa sangka, kisah hidup Wayan Mirna Salihin, gadis cantik berumur 27 tahun itu harus berakhir karena segelas kopi Vietnam di Kafe Olivier, Mall Grand Indonesia.

Uap hangat yang mengantarkan aroma khas kopi, justru menghantar senyawa beracun bagi perempuan yang biasa dipanggil Mirna ini.

Misteri kematian ini pun menjadi trending topic dalam setiap pemberitaan media beberapa hari terkahir, mungkin juga menjadi perbincangan hangat ‘masyarakat menengah’ sambil ngopi di kafe.

Misteri kematian Mirna memantik tanda tanya, siapa dan bagaiamana pembunuhan itu terjadi? Publik bisa saja mereka-reka, namun yang jelas pihak berwenang (kepolisian) sedang berusaha membongkar tragedi kematian yang memilukan ini. Kabar teranyar, tersangka kini sudah dibekuk, bernama Jessica Kumala Wongso.

Lepas dari bagaimana akhir dari kasus ini nantinya, saya ingin mengajak Anda melirik fenomena manusia urban dimana minum kopi atau ngopi menjadi sebuah trend dan bagian dari gaya hidup.

Mengenai kopi dan gaya hidup secarik puisi karya Joko Pinurbo yang berjudul “Surat Kopi” mungkin bisa menjadi pengantar. Di bait pertama, Joko menulis:

Lima menit menjelang minum kopi, aku ingat pesanmu: Kurang atau lebih, setiap rezeki perlu dirayakan dengan secangkir kopi.

Kala ngopi menjadi perayaan kebahagiaan, maka kopi adalah simbol kemenangan, kesukesan dan suka cita.

Advertisement

1 Komentar

  1. Selmat pagi Saudara Irvan…sangat suka dengan opiniMu..mudah2an kjdian ini mjd bhn prmenungan bagi siapa sj n hendaknya kjdian ini dapat menyadarkn siapa sj akan pntingnya berwspada, entah dgn tman maupun akan kopi atau jenis barang ksukaan lainnya. Izin share ya…

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini