Dana Bosda Naik Rp 200 Ribu, Guru di Matim Senang

10
2972
Pusat pemerintahan Kabupaten Manggarai Timur di Lehong (Foto: Ist)

Borong, Floresa.co – Sejumlah guru di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Flores – NTT mengaku senang dengan kebijakan Pemerintah Daerah setempat menaikkan dana Bosda (bantuan operasional sekolah daerah) sebesar Rp 200 ribu untuk masing – masing guru, tahun ini.

“Kami sebagai guru di SDK Papo, sangat senang dengan kenaikan dana Bosda sebesar Rp 200 ribu per guru,” ujar Silvester Jeharut, Guru Sekolah Dasar Katolik (SDK) Papo, Desa Golo Ros, Kecamatan Rana Mese kepada Floresa.co, Kamis (14/1/2015) siang.

Kebijakan ini, kata dia, memiliki pengaruh positif terhadap keberlansungan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di daerah ini. Guru – guru, katanya, semakin termotivasi meningkatkan kinerja sebagai tenaga pendidik.

“Kebijakan ini merupakan salah satu kebijakan Pemda sebagai bukti kepedulian terhadap dunia Pendidikan di Manggarai Timur” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Fransiskus Luda, Guru SMP Negeri 7 Lamba Leda, Desa Golo Munga.

“Tentunya kami gembira sekaligus termotivasi dengan naiknya dana Bosda ini”,ujarnya.

Menurut guru Bahasa Indonesia di SMPN 7 Lamba Leda ini kenaikkan dana Bosda merupakan salah satu unsur penting untuk meningkatakan kualitas pendidikan di Matim.

Advertisement

10 Komentar

  1. Alhamdulilah menambah pendapatan buat teman teman yang mengabdi sebagai pahlawan tanpa tanda jasa di matim. Namun perlu di ingat sarana dan prasarana sekolah sekolah yang jauh lebih penting untuk di perhatikan sehingga ada gairah belajar untuk peserta didik di samping kesejtraan guru guru juga yang harus di perhatikan

  2. Komentar:anehnya nama yang sudah terima sebelumnya di hapus dari bosda,,sementara yang baru kerja 2 hari mereka yang terima bosda.

    Oooohhh maritim

  3. Dinas ppo matim masih belum jeli melihat data guru yang tugas rangkap di desa hal ini akan menimbulkan keributan di lapangan….kalau memang benar aturannya tidak bole tugas rangkap tolong dinas minta data yang jelas di sekola bukan hanya dr belakang meja…karna dr nama yang sudah ditempelkan di dpn kantr dinas ppo masih banyak guru penerima bosda yang tugas rangkap seperti BPD,Anggur merah.tks

  4. Terimakasih kepada pemerintah Manggarai Timur terlebih khusus Dinas PPO Manggarai Timur yang telah berjuang untuk meningkatkan taraf hidup semua guru komite dikabupaten Manggarai Timur,kiranya kedepan pemerintah terus berupaya untuk memperjuangkan nasib para guru komite dikab.Manggarai Timur

  5. Terima kasih kepada Pemkab Matim yang telah memperhatikan Nasib Guru Komite,,,,

  6. Komentar: guru MTS Nanga horeeeee senangx uang bosda naik lagi, aku sangat2 bertrima kasih kpd pemerintah kabupaten Matim krn udah peduli ma kami gru komite,,,,

  7. kebijakan yang tidak konsisten masih banyak guru komite yang belum dapat bosda untuk periode ini, sementara periode sebelumnya pernah dapat, dilakukan klarifikasi katanya kuota sudah cukup, sementara kalau dibandingkan dengan teman guru yang baru mengabdi dua bulan mereka ko dapat. sya rasa kebijakan ini perlu dikaji kembali demi kemajuan pendidikan manggarai timur kedepan, thanks…..

  8. Komentar: guru2 madrasah menginginkan seperti tman2 di naungan dinas untk mendapatkn perhatian pemerintah terkait dgn bosda.

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini