Natal Bersama Warga Manggarai di Yogyakarta: Tentang Kaum Muda dan Polemik Pantai Pede

0
1097
Para pemuda berkumpul di Pantai Pede dalam acara Malam Cahaya 1000 Lilin, Minggu (8/11/2015). (Foto: Erick G)

Floresa.co – Perayaan Natal dan pergantian tahun selalu istimewa bagi banyak orang. Begitupun bagi warga Manggarai di Yogyakarta (Jogja) yang tergabung dalam Ikalewa, Ikatan Lembor-Welak.

Tahun ini, mereka menggelar acara Natal dan Tahun Baru bersama, yang secara khusus mengangkat tema, “Jadilah Pemuda yang Berkarakter.”

Acara ini digelar pada Sabtu, 2 Januari lalu di Hotel Satya Graha  Jl. Veteran.

Hampir seluruh keluarga Manggarai yang ada di Yogyakarta turut ambil bagian.

Ronaldus Jantur, Ketua Ikalewa menyatakan, betapa pentingnya hidup saling menghargai tanpa kebencian di antara sesama, khususnya diantara sesama keluarga Manggarai yang ada di tanah Jogja.

“Kita harus membiasakan diri untuk duduk bersama dalam mengurai persoalan. Pemuda Manggarai haruslah menjadi pioner perdamaian, bukan sebaliknya menebarkan kebencian di antara sesama,” kata Ronaldus.

Suasana kekeluargan begitu terasa saat Andris Pegau memimpin renungan Natal dengan penuh khidmat.

Dalam renungan singkatnya, Andris mengajak kaum muda katolik untuk tetap memelihara toleransi antarumat beragama dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Peduli Pede

Rangkaian acara diakhiri dengan diskusi, yang menghadikan pembicara Rian Juru, mahasiswa magister di Universitas Gajah Mada Jogja dan Haji Ardi.

Advertisement
1
2
3
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini