Sekda Mabar: Jika Terbukti Lalai, Dokter Yoan Lebih Baik Dipindahkan

5
7480
Ilustrasi

Floresa.co – Kasus tudingan penelantaran pasien oleh dokter di Puskesmas Labuan Bajo, Kecamatan Komodo mendapat respon dari pihak Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) – Flores, Nusa Tenggara Timur (Timur).

Sekertaris Daerah Mabar, Rofinus Mbon meminta Kepala Dinas Kesehatan kabupaten itu segera melakukan pengecekan terhadap Dokter Yohana Oktavia (Yoan).

Dokter Yoan dilaporkan lalai dalam menangani pasien bernama Tresi, anak dari rekannya sesama dokter, yakni Dokter Elisabeth Frida (Dokter Ida), yang juga Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ben Mboi, Ruteng, Kabupaen Manggarai.

BACA: Dirut RSUD Ben Mboi Ngamuk di Puskesmas Labuan Bajo

Pada Minggu (3/1/2016) malam, Ida mengamuk karena anaknya tidak mendapat pelayanan dari Dokter Yoan, setelah menunggu selama kurang lebih empat jam.

Dalam berita Floresa.co sebelumnya disebutkan bahwa Dokter Yoan tidak melakukan diagnosa terhadap Tresi yang mengalami muntah-muntah.

Jika dokter Yoan terbukti lalai, kata Mbon, maka harus diberi pembinaan yang tegas dan dipindahkan dari Puskesmas Labuan Bajo.

”Saya minta kepala dinasnya selaku atasan langsung memberi pembinaan dan mengecek kebenaran kejadian itu,” kata Mbon kepada Floresa.co, Selasa (5/1/2016).

Advertisement

5 Komentar

  1. hem..ini karena ortu pasien jg seorang dokter,coba klo kami org biasa..emank dokternya perhatikan saat di rmh sakit??????????bulllshittttttt

  2. Untuk apa jadi dokter klu rawat anaknya sendiri ga bisa. Masalah etika profesi? Hahahaha……tidak menangani pasien masyarakat kecil? tergolong apa dunk? Tidak mampu bayar? Astaga!!!!!!!!!!!!!!

  3. Yang terbenar adalah tanya Dokter Yoan, siapa tahu dia punya alasan fundamental membolehkan Tresi bertahan dalam sakitnya tanpa harus diganggu oleh intervensi apapun. Tresi punya hak dan tanggung jawab untuk menjaga fisiknya. Dokter Yoan tidak seharusnya mencampuri kemampuan dan kesanggupan dasar Tresi menjaga dirinya. Apalagi mama Tresi Dokter takutnya sebagai Dokter dia tersinggung ketika Yoan menolong seolah-olah Mama Tresi tidak bisa menolong anaknya sendiri.

  4. Makannya Pemda siapkan tenaga dokter yg byklah…masa utk urus 1 kabupaten hanya tergantung pada 1 dokter….Yg bego ini Puskesmas atau Pemdanya….

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini