Dipukul dan Dirampok, Namun Suster Ini Maafkan Pelaku

0
1260
Sr Fransis Lydia Sumiati FSGM saat mendatangi tersangka perampok ke sel tahanan Polresta Bandar Lampung, Senin (4/1/2016). (Foto: Tribunnews.com)

Floresa.co – Meski sempat menjadi korban perampokan, seorang suster di Lampung memilih memaafkan pelaku.

Sr Fransis Lydia Sumiati menemui tersangka pada Senin (4/1/2016), yang sedang ditahan di sel Polresta Bandar Lampung.

Di sana, ia bertemu dengan Nanang, pria yang pernah memukuli dirinya pada 5 Juni 2015 lalu.

Saat bertemu, Sr Lidya menjabat tangan Nanang, yang kemudian direspon pria itu dengan meminta maaf kepada Sr Lydia.

Lydia memiliki alasan tersendiri mengapa mau memaafkan kedua tersangka, Nanang dan Lukman, yang telah menganiaya dirinya.

Lydia mengatakan, hanya dengan memaafkan, dirinya bisa sembuh dari trauma.

Ia mengatakan, pascarkejadian perampokan, dirinya mengalami trauma.

“Obat paling mujarab menyembuhkan trauma adalah dengan memaafkan,” katanya seperti dilansir Tribunnews.com.

“Kalau saya tidak memaafkan, saya tetap trauma,” ujarnya.

Menurut Lydia, setiap orang butuh maaf dan pengampunan termasuk dirinya.

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini