Azelia menangis, air matanya jatuh membasahi bajuku.

Aku membalas pelukannya, erat sekali, dan demi Tuhan..tak akan pernah kulepas lagi..

***

Kita dapat menjadi orang yang skeptis, selalu curiga, dan tak gampang percaya karena satu orang pernah menipu kita. Tapi ternyata dengan satu kasih yang tulus lebih dari cukup untuk mengubah seluruh persepsi tentang cinta. Paling tidak, itu terjadi padaku. Meskipun kemudian beberapa kali cinta memperlakukan aku dengan amat buruk, aku tetap percaya pada cinta. Semua itu gara-gara wanita bermata seindah bulan itu, Azelia..