Pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Agustinus Ch Dula-Maria Geong (Dula-Maria). (Foto: Floresa.co)

Floresa.co – Tudingan politik uang dalam Pilkada di Kabupaten Manggari Barat (Mabar) – Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) tampaknya bukan isapan jempol belaka.

Penelusuran Floresa.co, sejumlah warga secara eksplisit mengaku mendapat uang beberapa hari menjelang penyelenggaraan Pilkada.

Di Kampung Jeong, Desa Dunta, Kecamatan Welak, modusnya, uang dibagi lewat Kelompok Tani pada 2 Desember.

Dan, saat menyerahkan uang, petugas mengingatkan untuk memilih pasangan calon bupati dan wakil bupati  nomor urut satu, Agustinus Ch Dula-Maria Geong (Dula-Maria) dalam Pilkada 9 Desember lalu.

Marselinus Jembala, salah satu warga Jeong, mengatakan kepada Floresa.co di kediamannya, Senin malam (14/12-2014), dirinya didatangi Ferdi Jelihu, Ketua Kelompok Tani Desa Dunta dan menawarkannya uang Rp 200.000.

”Dia bilang, ‘ini uang hasil proposal kali lalu. Uang yang kalian terima ini, hanya DP saja dan silakan buat kandang babi. Nanti, di tanggal 15 Desember 2015 akan mendapat tambahan RP. 800.000,” cerita Marsel.

Mendapat tawaran tersebut, Marsel mengaku kaget, berhubung ia tidak bergabung dalam kelompok tani di   desa itu.