Oleh: EPIFANIUS SOLANTA

Dalam setiap kompetisi atau pertandingan selalu ada yang kemudian keluar sebagai pemenang. Dan, ada yang kalah.

Dalam Pilkada serentak yang baru saja usai digelar di beberapa daerah di Indonesia, kita juga menghadapi kondisi serupa.

Pilkada sebagai momen untuk menentukan dan memilih pemimpin selama lima tahun ke depan  sudah selesai.

Hasilnya jelas: ada yang kalah dan ada yang menang, yang kemudian berhak menduduki kursi kekuasaan.

Setiap pemimpin baru yang telah dipercaya oleh rakyat berada di garda terdepan dalam membangun dan memajukan daerah. Mereka hendaknya harus bisa bertransformasi bersama rakyat.

Karena, bagaimana pun juga, pemimpin merupakan sosok yang penting dan memiliki pengaruh besar dalam upaya memajukan sebuah daerah.

Mesti diingat pula, bahwa tidak tertutup juga kemungkinan seorang pemimpin akan menyerakahkan rakyatnya.

Hal ini senada dengan pernyataan David John Beynon seorang CEO Tokio Marine Insurance Indonesia, bahwa pembusukan dan kerusakan yang terjadi pada sebuah masyarakat, organisasi atau suatu lembaga biasanya diawali oleh rusaknya mentalitas dan moralitas pemimpinnya.