Futsal Sanpio Cup III Memasuki Babak “Knock Out”

1
272
Tim yang membawa nama SMAK St Gregorius Reo (berdiri) dan SMA Elanus Ruteng (jongkok). Dari keduanya, tim SMA Elanus yang lolos ke fase "knock out". (Foto: Facebook Chenko Lampard)

Jakarta, Floresa.co – Turnamen futsal di Jakarta yang diadakan oleh para alumni Seminari Pius XII Kisol (Sanpio) akan memasuki babak knock out.

Turnamen ini yang digelar dalam rangka memeriahkan ulang tahun Sanpio ke-60 sudah dimulai pada awal bulan ini.

Dalam jadwal panitia, Minggu mendatang (1/11/2015) akan berlangsung partai perempat final, semifinal dan final setelah tiga hari Minggu berurut-turut sejak 11 Oktober diisi babak penyisihan di masing-masing grup.

Dari 20 tim peserta turnamen yang dibagi dalam 4 grup, tersisa 8 tim yang terus melaju ke babak perempat final.

Dari grup A, yang lolos adalah alumni SMAK St. Ignasius Loyola, Labuan Bajo sebagai juara grup, ditemani Tim Nara Ja’o, tim angkatan muda alumni Sanpio.

Tim yang gagal melaju dari grup A antara lain tim SMA Boleng – Manggarai Barat, SMAK St Klaus – Kuwu dan SMAN 1 Ruteng.

Di grup B, tim alumnis Sanpio Angkatan 1999-2000, dengan nama D’Ongko keluar sebagai juara grup. Posisi runner up ditempati SMA Karya Ruteng. Tiga tim lain, yakni SMAN 1 Poco Ranaka, SMA Narang dan SMAN 1 Cibal gagal melaju ke fase knock out.

Lalu, di grup C, alumni SMA Elanus Ruteng menjadi juara grup, disusul Tim Leo Perik dari alumni Sanpio. Keduanya berhasil melewati hadangan SMAK St. Fransiskus Ruteng, SMAK St. Gregorius Reo dan tim kedua dari alumni Seminari Lalian – Atambua.

Selanjutnya di grup D, Tim D’Combet dari Sanpio dan Tim pertama dari alumni Seminari Lalian Atambua yang berhasil melaju ke babak perempat final.

Keduanya berhasil keluar menjadi yang terbaik, mengalahkan pesaing mereka dari alumni SMP St Yosep – Kisol, tim Patres Sanpio dan alumni Seminari Mataloko.

Rio Jempau, ketua turnamen ini mengajak semua tim peserta untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan persaudaraan dalam melakoni pertandingan pada Minggu mendatang.

“Sanpio Cup adalah wadah perjumpaan bagi anak-anak muda NTT. Maka, keharusan bagi semua tim untuk menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan persaudaraan”, katanya.

Sementara itu, Yustinus Paat, ketua umum perayaan HUT Sanpio ke-60 meminta semua tim, baik manajer, ofisial maupun pemain bersama-sama merasa bertanggung jawab untuk menuntaskan turnamen ini hingga selesai.

“Ini turnamen kita bersama. Kami, alumni Sanpio hanya penyelenggara. Kesuksesan pernyelanggaraan turnamen seperti ini, tentu menjadi kesukseskan kita bersama,” tegas Yustinus.

Sanpio, sekolah swasta yang terletak di Kabupaten Manggarai Timur-Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), sudah melahirkan lebih dari lima ribu alumni, yang tersebar di sejumlah tempat.

Di Jakarta, para alumni membentuk organisasi, yang biasa menggelar acara bersama, termasuk turnamen futsal, di mana tahun kini digelar untuk ketiga kalinya.

Selain melibatkan para alumni sendiri, mereka juga mengundang tim dari seminar lain di NTT dan tim dari SMA lain di Manggarai Raya.

Dalam turnamen ini, hanya satu tim alumni SMP yang diundang khusus, yaitu dari SMP St Yosef Kisol, sekolah yang terletak bersebelahan dengan Sanpio. (Ari D/ARL/Floresa)

 

Advertisement
BAGIKAN

1 Komentar

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini