Hotel Milik Pemda Mabar yang Terbakar, Ditelantarkan Sejak Awal Tahun

0
445
Hotel Puncak Waringin di Labuan Bajo terbakar, Jumat (1/10/2015)

Labuan Bajo, Floresa.co – Hotel Puncak Waringin di Labuan Bajo terbakar. Aset milik pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Barat,Flores ini terbakar Jumat, (2/10/2015)sekitar pukul 00.15 Wita.

Amukan si jago merah membuat tiga ruangan hotel di lantai dua ludes. Atap dan isi ruang pun jadi arang.

Mobil kebakaran tiba di lokasi setelah tiga ruangan di lantai 3 itu kian membara.

Proses pemadaman lamban,selain karena mobil tanki datang terlambat juga karena sulitnya pasokan air. Terpaksa, petugas pemadam menyedot air laut untuk menjinakan amukan api.

Belum diketahui nilai kerugian dalam kejadian tersebut.

Salah satu aset milik Pemda Mabar yang berlokasi di Puncak Waringin atau pertigaan menuju wisata kuliner kampung ujung dari arah Bandara Komodo itu sudah sejak  Januari 2015 ditelantarkan alias mubazir.

Padahal didalam ruangan hotel masih ada Lemari tempat tidur serta beberapa TV.

Tidak ada satupun saksi mata yang melihat kejadian itu,sebab setiap malam ahkir-ahkir ini hotel tersebut tanpa penerangan serta tidak ada satupun yang menjaga.

Hasanah,warga yang bermukim sekitar lima meter dari hotel mengaku kaget saat mendengar teriakan warga ketika api sedang membara. Bersama keluarganya, ia sama sekali tidak mengetahui awal kejadian itu.

“Kami sudah tidur terlelap,kaget ada yang teriak-teriak lalu kami terburu keluar,”ujarnya.

Sejak tidak dihuni,kata Hasanah,aset pemda itu tidak terawat bahkan setiap malam lokasi itu dijadikan tempat kumpulnya kaum muda mudi.”Kalu malam-malam pasti ada orang orang datang,saya tidak tau apa yang merka lakukan,”ujarnya.

Selain tidak dirawat,hotel itu tidak ada yang menjaga baik siang maupu malam hari.Bahkan listrik tidak pernah dinyalakan karena tidak ada yang mengawasi.”Tidak ada penjaga,gelap sekali setiap malam”ujarnya.

Camat Komodo Abdul Nur mengaku saat ini proses pelelangan hotel itu sedang berjalan.”Sekarang masih tahapan lelang,sudah setahun tidak dimanfatkan setelah lepas kontrak dari pihak ketiga,”ujarnya.

Dirinya belum mengetahui penyebab kebakaran karena baru tiba dilokasi setelah api kian bara.”Ada satpol PP yang menjaga setiap malam,tetapi saya belum bisa pastikan apakah tadi ada yang menjaga atau tidak?”ujar Nur. (Ferdinand Ambo/PTD/Floresa)

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini