Sebanyak 2.212 Data Pemilih di Langke Rembong Dicoret

2
534
Deno Kamelus dan Herybertus GL Nabit.

Ruteng, Floresa.co –  Sebanyak 2.212 Data Pemilih Sementara (DPS) di Kecaamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai dicoret setelah penyelenggara  pemilukada setempat melakukan verifikasi ulang di 11 kelurahan.

Hasil verifikasi ini sudah ditetapkan dalam rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tingkat  Kecamatan Langke Rembong,  Rabu (30/9/2015).

Sebelumnya, Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang sudah didata oleh penyelenggara pemilu beberapa waktu lalu sebanyak 36.781 pemilih.

Setelah dilakukan verifikasi,  terdapat 2.212 pemilih yang dicoret dari DPS. Dengan demikian, total DPT di Kecamatan Langke Rembong yang akan diplenokan di KPUD Manggarai  pada 2 Oktober nanti sebanyak 34.569 pemilih.

Narsi Paus, Divisi Pengawasan kecamatan Langke Rembong kepada Floresa.co mengatakan, pengurangan tersebut disebabkan berbagai alasan.

Antara lain, karena dicatat lebih dari sekali, karena meninggal dunia, dan pindah domisili ke luar Manggarai.

Selain itu, dalam DPS tersebut terdapat pemilih fiktif, belum memenuhi syarat sebagai pemilih, dan kesalahan penulisan data.

Ia juga membeberkan persebaran DPT untuk 11 kelurahan di Kecamatan Langke Rembong.

Berikut data DPS hasil perbaikan yang akan ditetapkan menjadi DPT untuk Kelurahan Carep sebanyak 2.475 wajib pilih, Kelurahan Golo Dukal sebanyak 3.334, dan Kelurahan Karot sebanyak 4.421 pemilih.

Selanjutnya, untuk Kelurahan Lawir sebanyak 930 pemilih, Kelurahan Mbau Muku sebanyak 1.730, Kelurahan Pau sebanyak 4.493, Kelurahan Pitak sebanyak 2.107, Kelurahan Tenda sebanyak 5.196, Kelurahan Wali sebanyak 3.647, Kelurahan Waso sebanyak 2.260 dan Kelurahan Watu sebanyak 3.976 pemilih.

“Panwas merekomendasikan agar PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) selalu responsif terhadap tanggapan masyarakat dan mencermati setiap masukan agar data pemilih sungguh-sunguh akurat dan memenuhi hak pilih setiap warga,” katanya. (Ardy Abba/PTD/Floresa)

Advertisement

2 Komentar

  1. Hti2 e..krena ini modus baru…mnggu kmarin terjdi perekaman ktp di asrama sma fransiskus xaverius rteng…..tdk jlas siapa yg merekam..mksd apa merekam…andai mreka pns mengapa tdk berbaju dinas…hati2 ew tuang pastor kpla skolah…asi ikut pelitik ew…jaga kin tai….

  2. Klo perekaman tsb dilakukan utk penyesuaian data pemilih,sy kira tdk perlu dirisaukan.

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini