7 SKPD di Matim Ajukan Usulan Beli Mobil Mewah

0
322
Potret infrastruktur di Manggarai Timur. Kondisi jalan menuju pusat pemerintahan Manggarai Timur di Lehong (Foto: George Guru/Facebook SRMT)

Borong, Floresa.co – Sebanyak tujuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mengajukan usulan pembelian mobil dinas baru dengan kisaran harga Rp 450 juta-Rp 500 juta.

Seperti dilansir Pos Kupang, tujuh SKPD tersebut adalah Bagian Organisasi, Bagian Hukum, Bagian Kesra, Bagian Ekonomi, Dinas PPO, Dinas Pertanian dan Peternakan.

Mereka menyampaikan usulan pembelian mobil dinas baru ini dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2016 yang saat ini sedang dalam masa pembahasan di DPRD Matim.

Bila nanti disetujui DPRD, total anggaran untuk pembelian mobil tersebut sekitar Rp 3,15 miliar sampai Rp 3,5 miliar. Dengan catatan, setiap SKPD membeli satu unit mobil baru.

Namun, rencana tersebut mendapat penolakan dari sejumlah anggota DPRD Matim. Adven Peding, misalnya, meminta rencana tersebut dibatalkan.

Menurutnya, rencana tersebut tidak sensitif terhadap aspirasi masyarakat yang gencar mengecam pembelian tiga unit mobil merek Pajero Sport untuk tiga pimpinan anggota DPRD Matim. Juga, penolakan terhadap pembelian mobil dinas bermerk Hailux untuk sembilan camat.

BACA Juga:Pimpinan DPRD Matim Dapat Mobil Dinas Pajero Senilai Sekitar Rp 1,5 Miliar

Sebelumnya, di media sosial masyarkat Matim ramai-ramai mengecam pembelian tiga unit mobil Pajero Sport untuk tiga pimpinan DPRD Matim.

Peding mengatakan pembangunan infrastruktur seperti jalan, irigasi, dan air bersih harus menjadi prioritas, bukan mobil dinas untuk pejabat.

“Dinas PPO dan Dinas Peternakan ini sebetulnya sudah memiliki mobil. Tapi ingin tambah lagi. Kalau mobil lama sudah rusak kita bisa pahami,” kata Peding, seperti dikutip dari Pos Kupang.

BACA Juga: Ketua DPRD Matim Merespons Kritikan Publik Soal Mobil Dinas Pajero

Ketua DPRD Matim,Lucius Modo mengatakan pengajuan anggaran pembelian mobil dinas untuk SKPD akan dibahas dan dipertimbangkan.

“Saya secara pribadi menilai, anggaran pembelian mobil dinas untuk eselon III yang menduduki posisi kepala bagian belum layak. Mungkin yang dari tingkat dinas akan dipertimbangkan. Saya sudah diskusikan dengan Bupati Manggarai Timur, Yoseph Tote terkait anggaran ini,”ujar Modo seperti dikutip dari Kompas.com.

Floresa.co sudah menghubungi Sekretaris Daerah (Sekda) Matim, Mateus Ola Beda unutk menanyakan prihal rencana pembelian mobil untuk beberapa SKPD ini. Namun, Mateus mengaku sedang rapat.

Kepala Bagian Humas Setda Matim, Boni Sai, mengakui adanya rencana pembelian mobil dari 7 SKPD ini. “Oh, iya betul, ini masih dalam pembahasan anggaran  di tahun 2016,”ujarnya Boni melalui pesan singkat kepada Floresa.co, Rabu (30/9/2015).

Boni mengaku dirinya bersama Sekda Matim, Mateus Ola Beda sedang rapat di DPRD membahas RAPBD 2016.

Ia mengatakan, pembelian mobil dinas untuk 7 SKPD itu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarkat. “Pengadaan  7 unit  kendaraan tidak mengabaikan  pembangunan sarana dan prasarana umum seperti infrastruktur jalan, jembatan, air minum dan sektor lainnya,”ujar Boni.(Petrus D/PTD/Floresa)

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini