Raih Nilai UN Tertinggi di NTT, SMA Seminari Kisol Dapat Penghargaan

5
1259
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan perngharaan kepada Kepala Sekolah Seminari Pius XII Kisol, Kamis (24/9/2015). (Foto: Facebook Romo Sipri Hormat Pr)

Floresa.co – SMA Seminari Pius XII Kisol (Sanpio) di Manggarai Timur (Matim) – Flores mendapat penghargaan dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (24/9/2015), karena berhasil mendapat nilai tertinggi dalam Ujian Nasional (UN) tahun ini.

Kepala Sekolah SMA Sanpio, Romo Silvianus Mongko Pr menerima penghargaan itu, berupa piagam yang diberikan oleh Kadis PPO NTT Petrus Manuk.

Penghargaan ini diberikan di Kisol dalam acara pertemuan pimpinan seminari regio Nusa Tenggara, dimana Petrus Manuk hadir sebagai salah satu pembicara.

Romo Silvi mengatakan, penghargaan itu menjadi pemacu semangat Sanpio untuk tetap mempertahankan prestasi.

“Penghargaan ini juga menjadi tantangan bagi kami. Ada tanggung jawab besar juga, agar kami tetap menjadi sekolah yang menghasilkan lulusan berkualitas,” katanya kepada Floresa.co, Kamis malam.

Ia menjelaskan, bukan kali ini saja Sanpio mendapat penghargaan karena prestasi akademik.

Tahun lalu, kata dia, ada guru bidang studi yang dipanggil ke Kupang, karena sukses mendapat nilai tertinggi, di mana kemudian guru itu dihadiahi laptop.

Romo Silvi mengakui, siswa-siswa Sanpio bisa mengukir prestasi, selain karena dukungan prasarana, juga iklim belajar-mengajar yang baik.

“Kami punya perpustakaan, di mana para siswa bisa mengasah daya pikir dengan membaca. Selain itu banyak kegiatan-kegiatan akademik, seperti seminar, yang memang dirancang untuk merangsang kemampuan anak-anak. Guru-guru juga punya peran besar,” katanya.

Romo Sipri Hormat, Sekertaris Eksekutif Komisi Seminari di Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) yang menyaksikan penyerahan penghargaan ini mengungkapkan rasa bangga.

“Senang menyaksikan peristiwa tadi,” tulisnya di Facebook.

“Luar biasa geliat pendidikan di Sanpio,” lanjut imam yang juga alumnus Sanpio ini. (Ari D/ARL/Floresa)

 

Advertisement
BAGIKAN

5 Komentar

  1. Iklim belajar Sanpio sangat kondusif, begitu pengalaman saya sebagai alumnus

  2. Saya tidak termasuk alumni Sanpio, tapi dengan sering mengunjungi Lembaga Pendidikan Sanpio (Seminari Kisol) saya merasa tertarik dan sambil renung dalam hati/bertanya dalam hati kenapa Lembaga Pendidikan lain di Manggarai Raya tidak meniru atau minimal sipit – sipit saja ikut pola Sanpio (Seminari Kisol) daripada Studi Banding ke tempat lain di Jawa sana, buang2 biaya, studi banding saja ke Seminari Kisol

  3. Seminari Pius XII Kisol selalu membuka ruang kepada siswa untuk berpikir kreatif dan inovatif. Para siswa di latih untuk mandiri dalam belajar. Adanya prestasi yang digapai tidak terlepas dari daya kreatif siswa dalam berpikir. Para guru dan pembina serta semua pihak yang berkarya di sana selalu memiliki andil untuk mendukung dan membimbing para siswanya. Apalagi aneka fasilitas yang ada boleh dibiĺang sangat memadai. Maju terus Sanpio dalam meraih asa dan masa depan yang mencerahkan. Proficiat juga untuk kesuksesan yang pernah ditorehkan dalam sejarahmu….

  4. Seminari Pius XII Kisol selalu membuka ruang kepada siswa untuk mandiri dalam belajar. Mental siswa sungguh-sungguh diasah dalam hal ini. Proficiat buat kesuksesan yang berhasil dotorehkan oleh Sanpio….

  5. Apakah prkembangn aspek non akademis seminari kisol sejalan dngan aspek akademis yg slama ini bisa dibilang menuai banyak prestasi?

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini