Calon bupati Managgarai Herybertus GL Nabit bersama istri dalam sebuah acara. (Foto: Facebook)

Ruteng,Floresa.co – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Manggarai Herybertus Nabit-Adolfus Gabur mempertanyakan Data Pemilih Sementara (DPS) pemilihan kepala daerah (Pilkada) Manggarai yang telah dirilis KPU beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data yang dirilis KPU, jumlah pemilih sementara di Manggarai sebanyak 189.783 pemilih. Jumlah tersebut turun dibandingkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 yaitu 190.588 orang pemilih.

“Setelah kita lihat ada persoalan, dibandingkan dengan Pilres tahun lalu, jumlah pemilih ini kan turun banyak,”ujar calon bupati Herybertus GL Nabait kepada Floresa.co, Selasa (22/9/2015).

Hery mengatakan, setelah melihat data agregat yang menurun itu, tim Hery-Adolf kemudian mencetak (print) semua data DPS, lalu dibagikan kepada tim di lapangan untuk dilakukan pengecekan ke masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Setelah kita bagi ke teman-teman di bawah (lapangan), rupanya banyak yang tidak terdaftar. Fatalnya, pada saat pendaftaran mereka terdata, ada bukti pendataannya. Mereka pegang bukti pendataannya, tetapi setelah di DPS malah tidak ada, “ujarnya.

Karena ada pengurangan jumlah TPS, tim Hery-Adolf mencoba mengecek di TPS lain. Namun, ternyata nama beberapa pemilih juga tak ditemukan. Padahal, warga yang tak tercantum namanya itu, adalah penduduk yang sudah lama berdomisili di tempat itu dan sudah sering ikut pemilu.

Temuan di lapangan, kata dia, ada yang dalam satu keluarga, salah satu anggotanya tidak ada di DPS. Misalnya, istrinya dan anak ada, tetapi suami tidak ada di DPS. Bahkan ada keluarga yang seluruh anggota keluarganya sama sekali tak tercantum di DPS.

“Karena itu, kita minta teman-teman untuk keliling lagi, data lagi semuanya. Kumpulkan lagi kartu identitas,”ujarnya.

Hery mengatakan, timnya saat ini sudah memegang pemetaan data pemilih di tiap-tiap desa atau kelurahan. Menurutnya, ada beberapa desa atau kelurahan yang terjadi peningkatan data pemilih yang signifikan, sementara di tempat lain terjadi penurunan drastis.

“Saya belum mau mencurigai ada apa dibalik ini. Tetapi sebagai orang politik, kita mencurigai wajar. Sementara ini, kita masih berprasangka baik, ada sistem yang tidak benar. Saya tidak tahu, masalahnya dimana,”ujarya. (Petrus D/PTD/Floresa)