Terkait Lando-Noa, Sudah 10 Saksi Diperiksa, Kapan Penetapan Tersangka?

5
933
Salah satu staf Dinas PU Mabar yang diperiksa penyidik Tipikor Polres Mabar, Kamis (17/9/2015)

Labuan Bajo, Floresa.co – Sepanjang pekan ini sejak Senin (14/9/2015) hingga Kamis (17/9) sebanyak 10 orang sudah diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan Lando-Noa di Kecamatan Macang Pacar, Manggarai Barat Mabar).

Namun, penyidik unit Tindak Pidana Koriupso (Tipikor) Polres Mabar, belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Penyidik juga belum membeberkan kerugian negara dalam proyek senilai Rp 4 miliar dari APBD Mabar 2014 itu.

Terkahir, pada Kamis (17/9/2015) dua staf dari Dinas PU kembali diperiksa sebagai saksi. Satu diantaranya Bendahara Dinas PU. Sementara Direktur CV Sinar Lembor Indah belum pernah diperiksa.

BACA Juga:Hari Ini PT Sinar Lembor Indah Mulai Perbaiki Jalan Lando-Noa

Kapolres Mabar Julest Abraham Abast mengatakan tim Tipikor masih fokus mengambil keterangan saksi-saksi dari Dinas PU. ”Pemeriksaan terus digelar,termasuk meminta keterangan pihak BPBD menyangkut status bencana alam Lando-Noa,”ujar Jules kepada Floresa.co.

Jules mengatakan dalam kasus ini penyelidikan akan terus dilakukan sampai mendapatkan bukti-bukti yang cukup untuk menentukan siapa tersangkanya.”Pemeriksaan akan disesuaikan jadwal tim Tipikor,”ujarnya.

Ia mengatakan, dari 10 saksi yang sudah diperiksa ini, bukan tak mungkin ada yang kembali akan dimintai keterangannya. (Ferdinad Ambo/PTD/Floresa)

 

Advertisement
BAGIKAN

5 Komentar

  1. Saya dukung penyidik Tipikor, karena ulah mereka ini sehingga mabar tetap jalan ditempat, tidak akan maju. Harapan saya, kalau sudah terbukti siapa tersangkanya nanti, hukumannya bukan hanya dipenjarakan tetapi dibuat “pemiskinan” semua harta kekayaannya disita utk negara, sehingga ada efek jera bagi pejabat lainnya.

  2. Resiko pilkada langsung bgt sudah…kontraktor pasti kerja asal2an krena untuk tutupi modal yg dipakai wktu pilkada oleh psangan calon dan bupati psti tahu ini semua tpi rasa diri klu yg krja tu proyek tim sksesnya…biar su twu tu proyek amburadul bgt dibuat tidak tahu saja oleh bupati…

  3. wah hebat,,,korupsi berjamaah beraksi di mabar…oleh pejabat teras lagi…uangnya untuk kampanye pilkada….sikaaaat terus pak polisi…jangan kelamaan…nati keburu basi…seperti kasus yg sudah2…malah di peti es kan

  4. Komentar: Semuanya berawal dari adanya sebuah kesepakatan antar pihak-pihak yg terlibat dlm kejahatan itu untuk memperkaya/menyukseskan orang tertentu dlm pertarungan politik. Orang-orang seperti itu layaknya untuk menjadi alas neraka

  5. Sebagai warga masyarakat masang pacar dan umumnya warga masyarakat mabar saya beri apresiasi kepada kapolres mabar yang sudah membuka mata ,membuka telinga untuk memperhatikan keluh kesah masyarakat dalam berbagai bentuk penyimpangan yang terjadi dilapangan terkait dengan pembangunan jalan lando-noa,dan kami sungguh sangat berharap kasus tersebut dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan semoga semua aparat hukum yang menjadi penegak hukum dapat bekerja dengan jujur dan mengedepankan hukum dan kebenaran,kami merindukan ada hasil dari proses hukum kasus tersebut dan bongkar total dari akar2 hingga ranting2nya bukan justru putus ditengah jalan atau menjadi abu ..lanjutkan dan masih begitu banyak kasus yang perlu diselidiki !!! demi kepentingan bersama menuju masyakat Mabar yang makmur dan sejahtera ,bersih ,berbudaya…

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini