Labuan Bajo Masuk 10 Kawasan Wisata yang Jadi Fokus Pengembangan Tahun Depan

1
1495
Kota Labuan Bajo, Manggarai Barat. (Foto: Ist)

Jakarta, Floresa.co – Labaun Bajo di Flores, Nusa Tenggara Timur masuk dalam 10 kawasan wisata yang akan dikembangkan secara serus oleh pemerintah pusat, mulai tahun depan, guna mendongkrak kunjungan wisatawan ke Indoensia.

Selain Labuan Bajo, 9 kawasan wisata lainnya adalah Danau Toba, Gunung Bromo, Mandalika di NTB, Morotai di Maluku, Tanjung Lesung di Banten, Kepulauan Seribu di Jakarta, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Belitung dan Yogyakarta.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan 10 destinasi wisata ini akan diperbaki dari sisi infrastruktur untuk menarik wisatawan asing berkunjung.

Rizal mengatakan, sebenarnya ada 222 daerah di Indonesia yang akan dikembangkan sektor wisatanya. Namun, pada 2016 mendatang pihaknya baru akan memfokuskan pembangunan di 10 daerah yang sangat potensial untuk meningkatkan jumlah turis asing masuk ke Indonesia.

“Kita fokuskan di 10 daerah wisata dulu. Yang lain pasti kita akan kembangkan. Tapi pada 2016 mendatang kita fokus ke 10 daerah dulu. Karena kita sedang konsen untuk meningkatkan turis yang datang ke Indonesia. Kita tergetkan hingga 2019 turis yang datang ke Indonesia sebanyak 20 juta wistawan,”kata Rizal usai menggelar rakor di kantornya, Senin (14/9/2015), seperti dikutip suara.com.

Ditempat yang sama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menjelaskan perbaikan dan pembangunan pariwisata tersebut fokus pada perbaikan jalan, kawasan wisata dan air mimun. Hal ini dilakukan agar memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekitar dan wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut.

“Ya pembangunannya itu kawasannya akan kita perbaiki, pembangunan jalan agar mempermudah akomodasinya dan fasilitas air minum yang bersih dan memadai. Ini jadi fokus kita di 2016. Bukan berarti daerah lain akan dilupakan. Ada 25 daerah sebenarnya, tapi fokus dulu di 10 daerah ini,” ungkapnya.

Pengembangan daerah di Indonesia menjadi destinasi wisata akan terus dikembangkan oleh pemerintah selama 5 tahun ke depan. Hal ini dilakukan hingga semua daerah memiliki fasilitas yang memadai untuk menjadi destinasi wisata.

“Bergatian perbaikannya. Jadi bergiliran. Tahun ini 10 daerah dulu. Nanti tahun depan beda daerah lagi. Terus ini berlanjut sampai semuanya selesai,”tegasnya.

Labuan Bajo merupakan pintu masuk pariwisata NTT sekaligus puntu gerbang masuk ke Taman Nasional Komdo. Selain terkenal dengan Komodonya, Labuan Bajo juga memiliki panorama pantai yang menawan.

Pemerintah Provinsi NTT sendiri menargetkan setiap tahun kunjungan wisatawan ke NTT naik 10-15% per tahun. Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kratif NTT, tahun 2014 lalu, jumlah kunjungan wisatawan asing mencapai 70.000 orang sedangkan wisatawan domestik sebanyak 370.000 orang. (Petrus D/PTD/Floresa).

Advertisement

1 Komentar

  1. Kami sangat berterima kasih atas rencana Pemerintah pusat ini. Jikalau hanya mengharapkan Pemda, saya yakin kemajuan Labuan Bajo membutuhkan waktu yang sangat lama baru dapat terealisasi, bahkan hanya sebatas cita-cita saja. Kami tunggu dengan penuh harapan realisasi rencana Pak Rizal ini. Sekali lagi terima kasih.

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini