Apa Kegagalan Christian Rotok Selama 10 Tahun Pimpin Manggarai?

0
1108
Bupati Christian Rotok
Proyek Geotermal Ulumbu di Satar Mese (Foto : facebook)
Proyek Geotermal Ulumbu di Satar Mese (Foto : facebook)

Ruteng, Floresa.co – Sepuluh tahun sudah Christian Rotok memimpin Manggarai. Ada banyak pencapaian positif yang telah dia buat bersama wakilnya Deno Kamelus sejak 2005.

Capaian yang mencolok adalah pengaspalan jalan ke kampung-kampung. Ini membuat akses masyarakat desa ke kota semakin mudah. Distribusi barang dari desa ke kota atau sebaliknya pun lancar.

Tentu masih banyak lagi pencapaian lainnya. Namun, tak dapat disangkal, ada juga hal yang belum terwujud. Hal yang belum tercapai ini akan menjadi tugas pemimpin selanjutnya.

Christian Rotok sendiri mengakui masih ada mimpi-mimpinya yang belum terwujud ketika ia menjadi orang nomor satu di Manggarai.

Salah satunya, kata dia, gagal mendapatkan 5 MW listrik Ulumbu di Satar Mese. “(Saya) gagal dapat 5 MW listrik Ulumbu yang dikelolah Badan Usaha Milik Daerah,”ujar Rotok ketika ditanya Floresa.co, apa mimpinya yang belum terwujud, Rabu (9/9/2015).

Rotok tidak menerangkan lebih jauh penyebab, kepemimpinannya gagal mendapatkan 5 MW listrik Ulumbu ini.

Ulumbu adalah proyek listrik geotermal atau panas bumi yang dikelola oleh PT Perusahaan Listrik Negara. Eksplorasi sumur pertama di Ulumbu dilakuakan tahun 2003. Kemudian pada 2006, dilakuakan pengeboran sumur kedua dan tahun 2012 pengeboran sumur ketiga.

Setelah dilakukan pengeboran sumur pertama dan kedua, pada November 2011, PLN mulai melakukan ujicoba pemanfaatan listrik Ulumbu di beberapa desa sekitar. Tahun itu, PLN mulai memanfaatkan kapasitas terpasang pembangkit Ulumbu sebesar 2×2,5 MW atau 5 MW.

Saat ini, perusahaan seterum plat merah ini sedang merencanakan peningkatan kapasitas terpasangan pembangkit Ulumbu menjadi 10 MW. Dengan kapasitas tersebut, listrik dari Ulumbu bisa menerangi wilayah Manggarai raya. Bahkan bisa menjangkau seluruh Flores bila seluruh potensi energi panas bumi di Ulumbu yang mencapai 30 MW bisa dikembangkan.

Pemerintah kabupaten Manggarai sebenarnya sudah berupaya untuk ikut terlibat dalam pengelolaan Ulumbu. Tahun 2013, Pemerintah Manggarai sudah menyatakan niat untuk ikut mengelola Ulumbu. Pemda pun sudah mendirikan Perusahaan Daerah Manggarai Multy Finance.

PLN pun sudah merespons niat tersebut dan pernah membahasnya dengan pihak pemerintah kabupaten Manggarai. Namun, hingga masa kepemimpinan Christian Rotok selesai, niat itu belum terwujud. Barangkali ini menjadi salah satu pekerjaan rumah pemimpin berikutnya. (Ardy Abba/Petrus D/PTD/Floresa)

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini