Pelaku Wisata Keluhkan Mahalnya Tiket Masuk Danau Rana Mese

0
511
Danau Rana Mese di Kabupaten Manggarai Timur, Flores, salah satu lokasi wisata.
Danau Rana Mese di Kabupaten Manggarai Timur, Flores, salah satu lokasi wisata.
Danau Rana Mese di Kabupaten Manggarai Timur, Flores, salah satu lokasi wisata.

Borong, Floresa.co – Sejumlah tour guide mengeluhkan mahalnya tarif masuk ke danau Rana Mese di Kabupaten Manggarai Timur, Flores. Saat ini, pengelola menetapkan tarif Rp 100 ribu per orang untuk masuk ke danau yang terletak di pinggir jalan Ruteng-Borong itu.

Para pelaku wisata ini menilai tarif yang tinggi ini tak sebanding dengan fasilitas yang tersedia dan pelayanan di danau Rana Mese.

Alfintianus Frederick Ebot, seorang tour guide mengatakan, selama ini ia biasanya hanya menbayar Rp 4.000 untuk tarif masuk ke danau yang terletak pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut itu.

“Namun ketika saya mengantar wisatawan beberapa hari lalu para petugas meminta membayar tiket Rp 100.000 per orang,”ujarnya kepada Floresa.co, Sabtu (29/8/2015).

BACA Juga : Inilah 3 Danau yang Perlu Anda Kunjungi Saat ke Flores

Menurutnya, tarif Rp 100.000 per wisatawan itu terlalu fantastis karena tak sebanding dengan pelayanan yang diberikan petugas kepada wisatawan.

“Para petugas seharusnya bukan sekedar duduk, buka pintu gerbang masuk lokasi dan menagi tiket ke pengunjung tetapi mereka seharusnya bisa menejelaskan sesesuatu yang bermakna kepada wisatawan mancanegara,”tandas Ebot.

Tour guide lainnya, Rafael Angela juga mengeluhkan tingginya tarif masuk ke danau terbesar ketiga di Flores ini. “Tarfi Rp 100.000 bagi pengunjung sebenarnya tidak menjadi persoalan apabila para petugas di TWA (Taman Wisata Alam) danau Rana Mese menyiapkan speedboat untuk trip di dalam danau atau memandu wisatawan jalan keliling danau,”ujarnya.

Tapi membayar sebesar itu, lanjut dia, merupakan hal yang aneh karena tidak ada yang special di danau Rana Mese, selain pemandangannya. Wisatawan tak bisa berenang, tak ada petugas dari pengelola yang memandu wisatawan untuk jalan keliling. Jalan setapak di sekitar danau pun kata dia tak terawat lagi sehingga menyulitkan wisatawan.

Rafel juga menyesalkan adanya kenaikan tarif tanpa sosialisasi ini. Akibatnya, kata dia, travel agent merugi.

Ia meminta pengelolah TWA Danau Rana Mese ke depannya agar melayani para wisatawan dengan baik, terutama ikut memandu wisatawan untuk keliling danau.

Petuga TWA Danau Rana Mese yang meminta namanya tak ditulis, saat berbicang dengan Floresa.co beberapa hari lalu mengatakan kebijakan menaikan tarif menjadi Rp 100.000 ini adalah keputusan dari pemerintah pusat. “Bagi wisatawan yang tidak membeli tiket tidak diijinkan masuk,”ujarnya.

Pantauan Floresa co, sejak pemberlakuan tiket sebesar Rp 100.000 per pengunjung ini, banyak wisatawan mancanegara yang enggan ke lokasi danau. Mereka hanya mengambil gambar danau sedalam 43 meter ini dari jalan negara Ruteng-Borong. (Sefry Jemandu/PTD/Floresa)

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini