Baliho Paslon yang Lolos dan Gagal Masih Bertebaran di Ruteng

0
364
Baliho-baliho di perempatan Koramil, Lempe-Ruteng, Floresa.co, Kamis (27/8/2015). (Foto: Ardy Abba/Floresa)
Baliho-baliho di perempatan Koramil, Lempe-Ruteng, Floresa.co, Kamis (27/8/2015). (Foto: Ardy Abba/Floresa)

Ruteng, Floresa.co – Meski sudah diarah oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menurunkan sejumlah baliho pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati, namun hingga kini di beberapa titik di kota Ruteng baliho masih bertebaran.

Pantauan Floresa.co, Kamis (27/8/2015) sejumlah baliho masih terpampang di tempat-tempat umum dan perempatan jalan.

Baliho dan spanduk tersebut masih berdiri tegak di pinggiran jalan.

Baliho yang sudah terpasang sejak lama itu tidak hanya milik paslon yang lolos dan sudah dinyatakan sebagai peserta Pilkada, tetapi juga beberapa diantaranya milik sejumlah paket yang tidak lolos.

Padahal berdasarkan anjuran KPU saat acara pengambilan nomor urut paslon Deno Kamelus- Victor Madur (Deno-Madur) dan Herybertus Geradus Laju Nabit- Adolfus Gabur (Hery-Adolf) Rabu kemarin, setiap tim kampanye masing-masing peserta diminta berinisiatif menurunkan sendiri baliho dan spanduk-spanduk tersebut.

Anjuran tersebut merupakan tahapan berikut yang harus dilalui menjelang kampanye, sebagaimana menurut peraturan KPU.

“Jadi kami informasikan lebih awal bahwa spanduk itu hanya satu untuk setiap desa, kelurahan. Kemudian umbul-umbulnya untuk kecamatan dua buah dan baliho untuk kabupaten,” kata Redemptus Henry Dewanto Dao, Ketua KPUD saat acara undian nomor urut paslon, Rabu.

Thomas Aquino Hartono, salah seorang komisioner KPUD mengakui, berdasar aturan, memang baliho-baliho tersebut sudah harus diturunkan.

Tetapi, kata dia, pihaknya sudah membicarakan secara persuasif dengan masing-masing tim penghubung dari kedua paslon di Manggarai bahwa esok Jumat (28/8) adalah hari terakhir penurunan baliho.

“Besok paling lambat, baik oleh pasangan calon, maupun pasangan calon lain yang kita sebut sebagai peserta sosialisasi,” kata Aquino kepada Floresa.co di sela-sela acara deklarasi kampanye damai di aula Manggarai Convention Center (MCC) Ruteng.

Ia menjelaskan, pihak KPUD sudah mengintruksikan seluruh PPK dan PPS di daerah itu untuk menurunkan baliho-baliho yang masih bertebaran.

Tanggal 11 September nanti, demikian Aquino, pihaknya akan mengganti dengan baliho-baliho yang diadakan oleh KPU kabupaten Manggarai. (Ardy Abba/ARL/Floresa)

Advertisement
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini