Blusukan ke Pasar Ruteng, Hery Nabit Dengar Keluhan Pedagang

0
605
Hery Nabit saat berbincang-bincang dengan beberapa pedagang di Pasar Inpres Ruteng. (Foto: Ardy Abba/Floresa)
Hery Nabit saat berbincang-bincang dengan beberapa pedagang di Pasar Inpres Ruteng. (Foto: Ardy Abba/Floresa)

Ruteng, Floresa.co – Kandidat Pilkada Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akan bertarung pada 9 Desember mendatang terus berupaya menarik simpati rakyat. Salah satu cara yang yang mereka lakukan adalah mengunjungi sejumlah tempat strategis yang menjadi pusat keramaian.

Pada hari ini, Sabtu (22/8/2015), salah satu bakal calon bupati Herybertus Geradus Laju Nabit blusukan ke Pasar Inpres Ruteng yang berada di Pitak, Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong.

Pantauan Floresa.co, Hery – yang berpasangan dengan bakal calon wakil bupati Adolfus Gabur – bertemu dengan sejumlah pedagang dan pembeli. Ia disambut sangat ramah oleh masyarakat di pasar.

Sambil jalan dari stan satu ke stan lain, Hery mendengar berbagai keinginan masyarakat terkait kebijakan apa yang seharusnya diambil oleh pemerintah.

Hery datang ditemani isterinya Meldy Hagur Nabit, sanak keluarga, dan Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-Perjuangan Manggarai, Aven Mbejak.

Dalam kesempatan berbincang-bincang dengan Hery, salah seorang pedagang menuturkan kesulitan mereka.

“Kami jual daging setengah mati, kalau satu hari tidak laku terjual maka habis sudah kami. Ada lagi potong untuk pemerintahnya. Kami senang Pa Hery datang untuk mendengar langsung keluhan dari kami,” ujar Karolus Teo, salah seorang pedagang asal Tuke, Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong.

Ia berharap, ke depan Pemerintah Kabupaten Manggarai hendaknya mengurangi sedikit pajak bagi pedagang di pasar.

Terpisah, Aven Mbejak mengatakan, kunjungan Hery ke pasar hari ini hanya untuk mendengar langsung keluhan warga.

Selain itu, kata Aven, kandidat yang mereka dukung itu berkeinginan melihat langsung kondisi Pasar Inpres Ruteng.

“Ada banyak keluhan masyarakat dalam kunjungan tadi. Misalnya, terkait tata ruangnya, kebersihannya, penataan got-got pembuangnya, dan lain-lain. Ini harus dilihat langsung,” ujar Aven. (Ardy Abba/ARL/Floresa)

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini