Deklrasi pasangan Herybertus GL Nabit-Adolfus Gabur
Deklrasi pasangan Herybertus GL Nabit-Adolfus Gabur/Foto : FB

Ruteng, Floresa.co – Anggota DPR RI Jhonny G Plate mengimbau masyarakat Manggarai untuk tidak membeli barang bekas jenis rongsokan. Hal itu dikatakan politikus Nasdem itu pada acara deklarasi pasangan Herybertus Geradus Laju Nabit dan Adolfus Gabur (Paket Hery-Adolf) di kampung Watu-Ruteng, Selasa (28/7/2015) lalu.

Pada kesempatan tersebut, Jhonny mengungkapkan data-data statistik yang pernah ia baca, kesejahteraan rakyat Manggarai tertinggal di bawah kabupaten lain termasuk di NTT dalam skala provinsi.

Menurutnya, hal itu menunjukan pembangunan di Manggarai tidak wsesuai harapan. Jhonny juga menyinggung maraknya praktek korupsi di Manggarai namun tidak terlihat koruptornya.

Peperangan melawan semuanya itu, menurut Jhonny, hanya akan terwujud jika rakyat Manggarai mampu mengganti pemimpinnya.

“Ada dua jenis barang bekas. Pertama barang bekas bernilai tinggi. Barang antik. Barang bekas yang kurang tapi populer, bagus, pantas kita pertahankan. Tetapi ada juga barang bekas rongsokan. Kalau barang bekas rongsokan, dia tidak layak dibeli. Buang saja itu,” ujar Jhonny.

Selain itu, dalam kesempatan orasi politiknya di depan ribuan para pendukung paket Hery-Adolf yang hadir saat itu, Jhonny meminta semua masyarakat Manggarai untuk memenangkan pertempuran dan peperangan di Manggarai.

Pertempuran, kata Jhonny, adalah usaha keras untuk memenangkan paket Hery-Adolf pada Pilkada 9 Desember nanti. Sedangkan memenangkan peperangan yakni bersama Hery-Adolf melawan kemiskinan, keterbelakangan, dan ketertinggalan di Manggarai.

Dikecam Rotok dan Deno

Menanggapi orasi politik Jhonny Plate tersbeut, Deno Kamelus, Wakil Bupati Manggarai mengaku sangat menyesal dengan pernyataan tersebut.

Deno menilai, apa yang disebutkan Jhonny tersebut merupakan pernyataan kacangan karena tidak berkualitas apalagi disampaikan tokoh terhormat sekelas Jhonny Plate.

“Anggota DPR RI itu orang terhormat. Oleh karena itu kualitas berpikir, sikap dan kata-katanya juga mestinya terhormat,” tegas Deno.

Deno menambahkan, membandingkan data itu seharusnya antar waktu dan antar wilayah.

“Itu baru bermutu. Sangat disayangkan seorang anggota DPR membuat pernyataan dengan kualitas kacangan,” katanya.

Senada dengan Deno, Bupati Managgarai Christian Rotok menilai pernyataan Jhonny tersebut merupakan pernyataan suka-suka.

“Suka-suka JP (Jhonny Plate) menilai dan bersilat lidah. Saya sudah selesai,” ujar bupati dua periode itu.

Seharusnya, demikian Rotok, jika Jhonny Plate mau obyektif, maka harus bandingkan data statistik 2005 degan 2014 terhadap perkembangan daerah Manggarai.

“Soal barang rongsokan, saya tidak ada komentar, karena itu tupoksinya pasukan kuning,” katanya. (Ardy Abba/PTD/Floresa).