Berikut Sekolah Baru yang Dibuka di Manggarai Tahun Ini

1
1820
Adi Empang, Kadis PPO Manggarai
Adi Empang, Kadis PPO Manggarai
Adi Empang, Kadis PPO Manggarai

Ruteng, Floresa.co – Pemerintah Kabupaten Manggarai, Flores, NTT membuka sejumlah sekolah baru mulai dari SD hingga SMA pada tahun ajaran baru 2015 ini.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olaraga (PPO), Adi Empang kepada Floresa.co mengatakan pada 9 Juli 2015 Bupati Manggarai Christian Rotok telah menerbitkan Keputusan No HK/287/2015 tentang penetapan lembaga pendidikan dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah atas yang baru di Manggarai.

Berdasarkan keputusan tersebut,ada satu SD, empat SMP, satu SD-SMP satu atap, dan satu SMA baru yang dibuka tahun ini.

Berikut nama-nama sekolah baru tersebut:

SDN Todokembo, Desa Paka, Kecamatan Satar Mese
SMPN 5 Reok Kilit, Desa Torong Koe, Kecamtan Reok Barta
SMPN 8 Cibal Ladur, Desa Ladur, Kecamatan Cibal
SMPN 9 Cibal, Golo Mondo, Desa Latung Kecamatan Cibal Barat
SMPN 15 Satar Mese, Ulu Belang, Desa Ulu Belang, Kecamatan Satar Mese
SD-SMP Satu Atap Mahima, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok
SMA Negeri 2 Ruteng Purang, Desa Compang Namut, Kecamatan Ruteng

Selain sekolah-sekolah baru tersebut, jumlah sekolah di Manggarai sebelumnya adalah 241 SD, 65 SMP, 11 SMK dan 28 SMA. (Petrus D/PTD/Floresa)

Advertisement

1 Komentar

  1. Trimakasih karena sudah banyak buka sekolah baru di Manggarai, dengan demikian sudah tertampung putra-putri usia sekolah di Manggarai ini kemajuan yang sangat bagus,,,,,, namun apakah karena itu Pemda Manggarai datangkan guru-guru dari Luar Manggarai bahkan luar NTT untuk mengisi kekosongan tenaga Pendidik di Manggarai tidakkah program tersebut berdampak negatif ( selama 5 tahun 5000 tenaga guru yang ditamatkan oleh Perguruan Tinggi setempat juga UNDANA atau putra-putri Manggarai yang sekolah keguruan di luar NTT dikemanakan, mari kita kaji bersama kebijakan yang dimaksud (tidak menolak program tersebut tapi butuh kajian sehingga tdk berdampak buruk bagi putra-putri kita yang sedang kulih bahkan sudah tamat kuliah keguruan enggan kembali ke daerah karena kekurangan guru di daerah sudah terisi oleh program tersebut

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini