KPUD Mabar Tak Terima SK Baru dari Pranda-Padju

2
1583
Fidelis Pranda berdialog dengan Kapolres Manggarai Barat AKBP Jules Abraham Abas di kantor KPUD, Jumat (7/8/2015).
Fidelis Pranda berdialog dengan Kapolres Manggarai Barat AKBP Jules Abraham Abas di kantor KPUD, Jumat (7/8/2015).
Fidelis Pranda berdialog dengan Kapolres Manggarai Barat AKBP Jules Abraham Abas di kantor KPUD, Jumat (7/8/2015).

Labuan Bajo, Floresa.co – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Manggarai Barat (Mabar) tidak menerima dokumen Surat Keputusan (SK) DPP PKB yang dibawa pasangan calon bupati dan wakil bupati Fidelis Pranda-Benyamin Padju, hari ini, Jumat (7/8/2015).

“Pihak KPUD tidak menerima dokumen apa pun. Dan itu tadi disampaikan Pak Kapolres. Kami tadi tidak bertemu langsung dengan pihak mereka (Fidelis Pranda), kecuali dengan pihak partai,” ujar Komisioner KPUD Mabar, Thomas Dohu kepada Floresa.co, Jumat petang.

Fidelis Pranda hari ini mendatangi kantor KPUD membawa SK dukungan dari DPP PKB yang diterbitkan pada 26 Juli 2015.

Pantauan Floresa.co, Fidelis tiba sekitar pukul 10.00 WITA dan baru keluar dari kantor KPUD sekitar pukul 17.00 WITA.

Ia sempat meminta untuk bertemu langsung dengan komisoner KPUD.  Namun, kesempatan itu tidak diberikan. Komisoner hanya memberi kesempatan kepada perwakilan partai pengusung untuk bertemu.

Karena tak bertemu komisoner, Kapolres Mabar, AKBP Jules Abraham Abas berdialog dengan Fidelis.

Kapolres menyarankan agar Fidelis langsung menanyakan mekanisme Pilkada ke KPU Pusat.

“Besok atau lusa (mereka) ke Jakarta (ke KPU Pusat). Ini yang mereka lagi bicarakan. Karena saran saya seperti itu (tadi). Hasilnya mungkin mereka akan melakukan langkah-langkah, saya serahkan ke mereka. Yang jelas, saran saya seperti itu, sebelum mereka meninggalkan kantor KPUD,” ujar Jules.

Ia menambahkan, Pranda-Padju memang hari ini membawa SK dari DPP PKB. Namun, kata dia, hanya partai pengusung saja yang bisa bertemu dengan KPUD.

“Karena beda pendapat juga kan sulit, kalau pun dipertemukan juga saling adu debat, ribut lagi,” ujarnya.

Pranda pun menyetujui saran Kapolres. Ia mengatakan, dirinya akan menerima apa pun keputusan KPU Pusat.

“Tapi harapannya KPUD Mabar melakukan koordinasi dengan KPU Pusat dan tanya keabsahan SK partai,” ujarnya dalam dialog. (Sirilus Ladur/Petrus D/PTD/Floresa)

Advertisement

2 Komentar

  1. Sebenarnya kpu terima aja,,,, toh masih proses verifikasi berkas, , apakah punya tobi frans yang sah ataupun sebaliknya,, pertanyaannya adalah apakah kalau sdh ada dukungan dr partai politik terus gak di cek kebenaran srt dukungan itu?….

  2. SUDAH JELAS MASALAHNYA,,,,KPUD MAIN MATA DENGAN PARPOL…DUA2NYA PENUH MAFIA…TERGANTUNG FULUS ….MAJU TERUS PAK FIDELIS,,,,KAMI RAKYAT MABAR ADA DI BELAKANG BAPAK,,,

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini