Polisi Ringkus Bandar Judi Bola Guling di Manggarai

0
708
Lodovikus Damas sedang diperiksa polisi didampingi keluarganya. (Foto : Ardy Abba/Floresa)
Lodovikus Damas sedang diperiksa polisi didampingi keluarganya. (Foto : Ardy Abba/Floresa)
Lodovikus Damas sedang diperiksa polisi didampingi keluarganya. (Foto : Ardy Abba/Floresa)

Ruteng, Floresa.co – Anggota unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras), Reskrim Polres Manggarai, NTT, hari ini, Kamis (23/7/2015) membekuk dan menangkap salah seorang bandar judi bola guling di seputar pertokoan Pasifik kota Ruteng.

Lodovikus Damas (41), nama lengkap bandar tersebut ditangkap beberapa anggota Jatanras di bawah pimpinan Bripka Stanis Dea saat sedang asyik bermain judi dengan menebak angka berhentinya jalan sebuah bola kecil di atas sebuah meja alias judi bola guling.

Lodovikus yang adalah warga asal Kampung Ting, Desa Satar Ngkeling, Kecamatan Wae Ri’i, usai ditangkap langsung dibawa ke kantor Polres Manggarai.

Di depan Brigpol Anada Adonis, penyidik Reskrim Polres Manggarai Damas mengaku, ia bermain judi untuk mencari pendapatan tambahan selain profesinya sebagai penjual ikan.

“Saya main judi untuk mencari uang,” ujar Lodovikus kepada Floresa.co

Ia mengaku membeli meja bola guling sebesar Rp 700.000. Sejak meja ini dibeli satu bulan lalu, kata Lodovikus, ia sering bermain di tempat-tempat pesta.

“Di kota ini saya baru dua hari main. Memang sering kalah, hanya kemarin saja yang untung 400 ribu,” ujarnya.

Lodovikus menambahkan, dirinya tidak sendirian bermain judi bola guling di kota Ruteng. Ia mengaku, terdapat 8 teman di luar dia yang menjadi bandar bola guling dan operasi di tempat yang berbeda-beda seputar kota Ruteng.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Manggarai AKP Yuda Wiranegara mengaku mereka berhasil mengumpul alat bukti saat penangkapan yaitu, uang tunai sebesar Rp 627.000, dua buah meja, satu buah bola, dan dua buah karpet yang berisikan angka tebakan.

Selain itu, polisi juga berhasil mengumpulkan barang bukti, seperti, beberapa botol bedak yang digunakan untuk melicinkan meja permainan dan satu buah waterpass untuk mengukur kedataran meja.

“Sampai kami ketahui karena ada informasi dari masyarakat bahwa dia main judi. Makanya saya suruh untuk tangkap,” ujar Yuda

Pantauan Floresa.co, saat pemeriksaan berlangsung beberapa keluarga Lodovikus datang menemuinya di kantor Polres Manggarai.(Ardy Abba/Floresa)

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini