16

Floresa.co – Pos penjagaan milik dinas Kehutanan Kabupaten Manggarai Timur di Wae Naong, Desa Tengku Lawar, Kecamatan Lamba Leda mubazir. Pos yang sudah lama tidak ditempati petugas dari Dinas tersebut, saat ini kondisi sangat memprihatinkan.

Dari pantauan Floresa.co Kamis (16/7/2015), pos penjagaan yang dibangun beberapa tahun silam tersebut saat ini penuh dengan coretan-coretan dibagian dindingnya. Selain itu, di bagian dalam ruangan pos tersebut dipenuhi dengan tumpukan karung yang berisi padi milik warga setempat.

Maria, warga yang ditemui Floresa.co  di sekitar pos mengatakan,pos penjagaan tersebut sudah tak berpenghuni hampir satu tahun.  Warga pun memanfaatkannya untuk tempat penyipanan padi.

“Sudah hampir satu tahun pos itu tidak ditempetati petugas, tahun lalu saya masih liat ada petugas yang tinggal disitu, selama tidak ada petugas, warga memanfaatkan tempat itu untuk menyimpan padi, saya juga sering melihat beberapa pemuda duduk-duduk disana sambil coret bagian dinding pos” kata Maria kepada Floresa.co (16/7/2015).

Kadis Kehutanan Kabupaten Manggarai Timur Fransiskus Selamat  yang dikonfrimasi Floresa.co, Kamis (16/7) membenarkan informasi warga tersebut.

Selamat menjelaskan pos jaga yang dibangun oleh Bagian Ekonomi Pemkab Manggarai timur 2009 silam itu tidak ditempati petugas karena telah terjadi bencana yang menyebabkan jalur tersebut tidak dilalui oleh kendaraan pengangkut hasil bumi.

“Benar apa yang diinformasikan warga, dulu kami sempat tempatkan dua petugas disana termasuk dari Dinas Kehutanan, tapi karena waktu itu jalur itu putus maka para pegawai kami tarik kembali” tutur Selamat yang dihubungi Floresa.co melalui telepon selulernya.

Sejak jalur tersebut putus akibat bencana,lanjut Selamat, pos tersebut sempat dialihkan ke pos kecamatan Lamba Leda di Benteng Jawa. Dia menegaskan, para pegawai pajaga akan dikirm lagi kesana jika jalan tersebut bisa dilalui kembali oleh kendaraan besar.

“Kami akan kirimkan petugas kembali ke pos jika jalan yang dulu putus bisa dilalui kembali oleh kendaraan khususnya kendaraan yang mengangkut barang-barang komoditi” tutup Selamat. (Elvis Ontas/PTD/Floresa)