Permudah Akses ke Wae Rebo, Pemkab Manggarai Sediakan Kapal Pesiar

4
839
Kampung tradisional Wae Rebo dengan tujuh rumah adat berbentuk kerucut yang telah dihuni turun-temurun selama 19 generasi (Foto : istimewa)
Kampung tradisional Wae Rebo dengan tujuh rumah adat berbentuk kerucut yang telah dihuni turun-temurun selama 19 generasi (Foto : istimewa)
Kampung tradisional Wae Rebo dengan tujuh rumah adat berbentuk kerucut yang telah dihuni turun-temurun selama 19 generasi (Foto : istimewa)

Ruteng, Floresa.co – Pemerintah Kabupaten Manggarai, Flores, NTT menyediakan kapal pesiar khusus dari Labuan Bajo menuju Dintor, Satar Mese Barat, wilayah pesisir selatan Manggarai dimana terdapat destinasi wisata Wae Rebo dan Pulau Mules.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kabupaten Manggarai, Apri Laturake mengatakan kapal jenis viber glass 5 GT itu merupakan hibah dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Ia mengatakan kapal tersebut diharpakan mulai beroperasi akhir tahun 2015 ini.

Apri menjelaskan kapal yang akan diberikan kepada Pemkab Manggarai ini nanti akan memperlancar akses wisatawan dari Labuan Bajo menuju Wae Rebo sebagai aset wisata potensial Kabupaten Manggarai.

Selain akses wisatawan masuk ke Wae Rebo dari Labuan Bajo, Apri juga menambahkan, kapal ini akan membantu wisatawan maupun masyrakat berkunjung ke Pulau Mules yang merupakan pulau terluar di Kabupaten Manggarai.

“Kapal Ini akan beroperasi dari Labuan Bajo kemudian masuk ke Dintor untuk wisatawan yang ingin berkunjung ke Wae Rebo. Sedangkan wisatawan yang hendak berkunjung ke Pulau Mules akan diantar lansung ke pulau itu”, kata Apri Kepada Floresa.co, Sabtu (11/7/2015).

Kapasitas kapal yang diberi nama Gunung Ranaka itu, sambung Apri, diperkirakan mencapai 30 seat sehingga bisa ditumpangi sebanyak mungkin wisatawan yang hendak berkunjung ke tempat wisata di Kabupaten Manggarai.

Apri berharap hadirnya Kapal Gunung Ranaka ini dapat membantu pemerintah dalam memperkenalkan obyek wisata yang ada di Kabupaten Manggarai. (Elvis Ontas/PTD/Floresa)

Advertisement

4 Komentar

  1. Bila kapal ini benar2 berjalan maka,obyek dan kesempatan untuk mengeluarkan uang yg langsung ke masyarakat akan menurun,tdk memberi manfaat bagi masyarakat dr labuan bajo sampai ke Wae Rebo.

  2. mempermudah si iya..TAPI PESONA DAN DAYA TARIK UNTUK KESANA JADI BERKURANG..!!! SENINYA MENGUNJUNGI WAE REBO ADALAH “HOW TO GET THERE..!!!!

  3. terkait dengan wacana itu menurut saya utk sekarang itu tdk perlu. yang perlu dilakukan sekarang adalah akses diperbaiki..bukan hanya akses kewae rebo saja tapi ditempat lain juga harus diperhatikan.

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini