Fidelis Pranda

Labuan Bajo, Floresa.co – Tinggal beberapa lagi Komisi Pemilihan Umum Daerah Manggarai Barat (KPUD Mabar) membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung pada Pilkada Desember mendatang.

Beberapa hari ke depan sampai tanggal 15 Juni 2015, KPUD membuka kesempatan penyerahan berkas oleh bakal calon bupati dan wakil bupati yang maju melalui jalur non partai atau yang bisa disebut calon independen.

Suhu politik di daerah yang baru dimekarkan pada tahun 2003 ini semakin panas.

Saat ini, Fidelis Pranda  yang berpasangan dengan Benyamin Padju diisukan tidak memiliki kuda tunggangan atau partai politik yang mendukung. Isu itu kian santer terdengar di Mabar.

Atas isu tersebut, Beny Padju membantah keras. “Itu tidak benar, saat ini kami sudah mengantongi Surat Keputusan (SK) dari Partai Hanura. Ada dua kursi Hanura di DPRD Mabar,” katanya.

“Saat ini kami masih melakukan pendekatan dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai PKB dan NasDem di Jakarta,” lanjut Beny.

Selain telah melakukan pendekatan dengan ketiga partai tersebut, Beny mengaku, mereka juga telah mengikuti fit and proper test di Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PDI Perjuangan di Kupang dan melakukan pendekatan dengan DPP PDIP di Jakarta.

Dia pun meminta dukungan dan doa seluruh masyarakat Mabar agar kiranya mendapat dukungan dari partai.

“Sebab  kmi berjuang untuk kepentingan masyarakat  Mabar. Pak Fidelis sudah di Jakarta, esok (Minggu) rencananya saya ke Jakarta juga,” katanya.

Data yang dimiliki Floresa.co dari beberapan pasangan yang akan maju dalam Pilkada mendatang, hanya Pranda dan Padju yang menyatakan sudah mendapat SK dukungan dari partai seperti Hanura.

Pasangan lain, yaitu Gusti Dula dan Maria Geong , pasangan Maximus Gasa dan  Abdul Asis, Petrus Selamin dan Alo Basri, Tobias Wanus dan Fransiskus Sukmaniara belum menyatakan kepada media tentang SK dukungan dari partai-partai. (Satria/ARL/Floresa)