Tarif Travel Borong-Ruteng Naik 100 Persen, Penumpang Pun Mengeluh

0
392

 

Borong, Floresa.co – Penumpang angkutan travel Borong – Ruteng mengeluh terkait ulah sopir travel yang menaikan tarif secara  sepihak. Padahal Dinas Pehubungan Manggarai Timur (Dishub Matim), Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah meliris sewa tarif untuk semua jurusan di Matim.

Libert, salah seorang penumpang di Borong mengaku kecewa karena kenaikan tarif itu sangat drastis, mencapai 100 persen dari sebelumnya.

“Sewa angkutan travel jurusan Borong-Ruteng kini Rp 40.000 sampai Rp 50.000. Sebelumnya Rp 25.000. Kenaikannya cukup tinggi, sehingga merugikan bagi penumpang,” katanya kepada Floresa.co, Minggu (17/05/2015).

Ia menegaskan, seharusnya para sopir travel berpatokan pada surat edaran dari Dishub.

Ia mengatakan, sebelumnya, naiknya tarif yang ditentukan sepihak oleh sopir biasa terjadi pada saat harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik.

“Tetapi saat ini BBM tidak naik, sopir tetap naikan tarif semaunya saja. Apalagi kenaikannya dua kali lipat,” ujar Liber.

Ia pun meminta Dishub Matim untuk menindak tegas para sopir travel.

Menurut dia, selama ini pihak Dishub masa bodoh, di mana tidak ada upaya pengawasan dan sosialisasi aturan mengenai biaya sewa angkutan yang sebenarnya.

“Sehingga Para sopir memanfaatkan keteledoran Dishub Matim untuk menaikan tarif semaunya saja. Kami harap Dishub menindak tegas sopir-sopir travel yang menaikan tarif yang tidak sesuai dengan ketentuan,” harap Liber.

Sementara itu, Tian dan Medi, dua  sopir travel Jurusan Borong-Ruteng mengaku terpaksa menaikan tarif karena stok BBM jenis premium yang langka di SPBU Borong.

“Kami membeli premium dari pengecer di jalanan yang harganya sangat mahal,” kata mereka.

“Bisa dikatakan harga premium di pengecer tiga kali lipat dengan harga premium di SPBU Borong.”

Sementara itu, Kadis Perhubungan Matim, Julius Biman belum bisa dimintai komentar terkait hal ini.

Saat dihubungi Floresa.co berkali-kali melalui telepon selulernya, nomornya sednag berada dil uar jangkauan.

Hingga berita ini diturunkan, Short Mesengger Service (SMS) yang dikirim Floresa.co juga belum dibalas. (Satria/ARL/Floresa)

Advertisement
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini