Philipus Mantur: Heri Nabit, Marsel Sudirman dan Viktor Slamet Bukan Orang Satarmese

3
1257

Borong, Floresa.co – Bakal Calon Bupati Manggarai, Philipus Mantur membantah klaim beberapa kandidat bupati yang menyebut diri berasal dari wilayah Satarmese.

Philipus mengatakan kepada sejumlah wartawan di Borong, Selasa (21/4/2015), klaim tiga bakal calon bupati Heri Nabit, Marsel Sudirman dan Viktor Slamet tidaklah benar.

“Coba telusuri, Heri Nabit mengaku berasal dari Kecamatan Satar Mese. Itu tidak benar,” kata Philipus.

“Heri Nabit lahir di Kecamatan Cibal, hanya saja orang tuanya dari Kecamatan Satarmese,” lanjutnya.

Philipus yang saat ini menjabat sebagai Kadis Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur (Matim) juga menyinggung nama Marsel Sudirman yang selama ini juga mengklaim berasal dari Kecamatan Satarmese.

Menurut Philipus, itu juga tidak benar. “Marsel Sudirman itu lahir di Lelak, bukan di Satarmese,” katanya.

Ia juga mengomentari Viktor Selamet, yang kata dia, hanya nenek Viktor yang dari Satarmese.

“Viktor Selamet itu bukan dari Kecamatan Satarmese. Neneknya saja yang Satarmese. Viktor dibesarkan di Ruteng, bukan di Satarmese” ujarnya.

“Kita lihat saja nanti kalau KPU membaca profil setiap calon, pasti ketiga calon tersebut ketahuan bukan dari Satarmese,” jelas Philipus.

Menurutnya, calon bupati dari Satarmese, hanya dua, yakni dirinya dan Toddy Wajong. “Selain itu bukan berasal dari Satarmese,” katanya tegas.

Dalam Pilkada di Manggarai yang bakal berlangsung pada Desember mendatang, wilayah Satarmese yang ada di Manggarai bagian selatan itu, memang menjadi rebutan, mengingat jumlah pemilihnya banyak. (Satria/ARL/Floresa)

Advertisement

3 Komentar

  1. Itulah politik manggarai yg terkebelakang yakni politik kedaerahan… Bagi sy, yg penting dia bukan teroris sj…Mau dia org papua pun tdk masalah asalkan bisa bangun manggarai… Klo dia mengaku dari manggarai sy msh masuk di akal…tp klo mrk saling mengklaim bahwa dia dr satarmese, neneknya dari cibal, mamanya dr ruteng dst.. Yg jelas benar dong…kita org manggarai klo di tarik sejarah ke belakang, semuannya msh ada hubungan kekerabatan ato kluarga tdk pandang dia dari lubang mana, yg namanya org manggarai ya punya nenek moyan sama…. Shg, come on men…jgn politik kedaerahan di siang bolong, hari gini baru ngaku dr kampung…dulu malas plg kampung….hahhahaha…. Cukup anda blg anda dr manggarai, itu sj sdh cukup…

  2. dimanakah batas SARA?
    warna kulit, agama, asal-usul dll

    untuk membangun Manggarai cari saja orang yang mampu untuk membangun Manggarai. Dan kalau perlu tak usahlah terlalu repot dengan asal-usul dsb.
    Walaupun orangnya terlahir dan di besarkan di tengah lapangan Motang Rua tapi kalau tak mampu Membangun manggarai… ercuma lah.

    Namun hal ini adalah kompanye politik, maka boleh di blang ok ok saja.
    semoga yang terbaik akan menjadi pemenang
    selamat bertarung

  3. Berarti anda masih kuno,hari gini masih telusuri dia dari mana,ortu dari mana serta kakek nenek dari mana.yang penting dia bekerja dgn baik.

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini