Dula Akui Calon Wakilnya Dari Dapil Kuwus, Ndoso dan Macang Pacar

0
574

 

Agustinus Ch Dula
Agustinus Ch Dula

Labuan Bajo, Floresa.co – Buapti Manggarai Barat Agustinus Ch Dula yang saat ini sedang mempersiapakan diri untuk kembali maju dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) mengakui bakal calon wakilnya berasal dari daerah pemilihan (dapil) Kuwus, Ndoso dan Macang Pacar.

Namun, pria asal Kempo ini masih tutup mulut soal nama calon pendampingnya itu. “Wakil saya dari daerah pemilihan Kuwus,Ndoso dan Macang Pacar. Karena Politik ini harus 1+1 = 2 bukan malah satu atau kurang yang artinya pilih bakal calon wakil untuk menang,”ujarnya ketika ditemui di Labuan Bajo, Flores, NTT, Kamis (9/4/2015).

Dula mengatakan masih menjajaki sejumlah nama untuk dipinang sebagai pendampingnya setelah memutuskan bercerai dengan Maximus Gasa dalam Pilkada tahun ini.

“Yang jelas kriterianya punya pengalaman. Kalau figurnya dari birokrasi kita lihat sepak terjangnya, pengalamannya, juga jaringan. Begitu pula figur dari Parpol kita juga harus mengetahui kemampuannya dan juga jaringan dan pengalaman di partai politik,”ujarnya ketika ditanya mengenai kualifikasi bakal calon pendampingnya itu.

Desas-desus yang berkembang di Manggarai Barat, ada tiga nama yang masuk dalam bidikan Dula untuk dijadikan wakilnya. Ketiga nama tersebut memang semuanya berasal dari daerah pemilihan Ndoso, Kuwus dan Macang Pacar.

Mereka adalah Antonius Ali, Maria Geong dan Angglus Angkat. Antonius Ali merupakan politisi Gerindra dari Dahang, Kolang, Kecamatan Kuwus. Sementara itu, Angglus Angkat berasal dari Kecamatan Ndoso. Ibunya dari Moncok, Kolang dan istrinya dari Dahang Kolang. Maria Geong juga berasal dari Kolang, Kuwus.

Antonus Ali merupakan politikus Gerindra yang pernah maju dalam pemilihan umum legislatif 2014. Namun, dia gagal melenggang ke Senayan.

Angglus Angkat adalah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai. Dia disebut-sebut direkomendasikan oleh seorang pastor asal Ndoso yang memiliki kedekatan dengan petinggi PDI-P NTT.

Sedangkan Maria Geong adalah seorang dokter hewan yang bekerja di Dinas Peternakan Pronvinsi NTT. Dia dianggap sebagai representasi kaum perempuan dalam pentas politik Mabar sehingga namanya pun masuk dalam pertimbangan Dula. (PTD/Floresa).

Laporan Ril Ladur, Kontributor Floresa.co di Labuan Bajo

Advertisement

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini