Perwakilan warga desa Bea Ngencung berdialog dengan Camat Rana Mese, Senin (9/3/2015). Foto : Satria/Floresa
Perwakilan warga desa Bea Ngencung berdialog dengan Camat Rana Mese, Senin (9/3/2015). Foto : Satria/Floresa

Borong, Floresaa.co – Inepsektorat Kabupaten Manggarai Timur (Matim) diminta segera melakukan audit terhadap penggunaan dana Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2013 dan ADD tahun 2014 serta program Anggur Merah di desa Bea Ngencung, Kecamatan Rana Mese.

Sebelumnya, sejumlah warga dari desa tersebut sudah mengadukan ke Bupati Yosep Tote ihwal dugaan penyimpangan dalam penggunaan dana tersebut.

Perwakilan warga pun mendesak pemerintahMatim  segera menindaklanjuti pengaduaan tersebut.

Mikael Anggur dan Paulus Untam kepada Foresa.co, Rabu, (11/2/2015) pagi, di kantor Bupati Matim menjelaskan tujuan kedatangannya di kantor Bupati untuk menemui Bupati Yoseph Tote guna mempertanyakan tindak lanjut atas surat yang diberikan kepada Bupati tanggal 4 Maret 2015 lalu.

“Kami datang untuk mengecek tindaklanjut surat kami. Namun, Bupati Matim lagi tidak ada di kantor, jadi kami menunggu saja,” Kata Mikael.

Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) Sekertariat Daerah (Setda) Matim, Boni Sai menjelaskan surat tersebut sudah masuk di Kantor Bupati. Boni mengatakan pengaduan warga tersebut pasti akan ditindaklanjuti oleh pihak Inspektorat.

Dia meminta perwakilan warga Bea Ngencung untuk bersabar saja, yang pastinya pihak inspektorat akan mengaudit Kades Bea Ngencung tersebut.

Sebelumnya, sejumlah warga yang mengatasnamakan diri sebagai perwakilan warga Desa Bea Ngencung mengungkapkan sejumlah dugaan penyimpangan dalam penggunaan dana desa 2013 dan 2014 serta program Anggur Merah.

Kornelis Jarsi, Kepala Desa Bea Ngencung sudah membantah adanya penyimpangan dalam penggunaan dana tersebut. Dia bahkan bersumpah bahwa dirinya tidak sepersen pun menggunakan anggaran dana desa tersebut untuk kepentingan pribadinya. (SAT/Floresa)