Pasokan BBM di Tiga Kota Ini Terkena Imbas Ambruknya Jembatan Batok di Reo

0
582

 

Tampak, badan jembatan ini patah, membuatnya tidak memungkinkan untuk bisa dilalui lagi.
Tampak, badan jembatan ini patah, membuatnya tidak memungkinkan untuk bisa dilalui lagi.

Ruteng, Floresa.co – Tiga kota di Manggarai raya bakal terkena imbas akibatnya terputusnya jembatan Batok di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Setidaknya, pasokan bahan bakar minyak (BBM) di kota Ruteng, Borong, dan Labuan Bajo bakal terganggu karena pasokan BBM di tiga kota ini didatangkan dari Reo.

Kepala Depot Pertamina Reo, Takim mengatakan untuk sementara pasokan BBM di tiga kota tersebut akan didatangkan dari kota Ende.

“Mulai hari ini tadi (Jumat), kita sudah alihkan seluruh distribusi BBM dari Reo ke Ende. Kebetulan, kemarin masih ada dua mobil tanki yang masih tertahan di sini (Reo), itu yang untuk daerah kota sama Reok. Jadi, untuk Ruteng, Labuan Bajo termasuk Borong itu dari Ende sampai dengan kondisi jalan bisa dilalui atau jalan alternatif bisa dilalui oleh tanki, “ujarnya Takim saat dihubungi Floresa.co, Jumat (27/2/2015).

Kebutuhan BBM per hari untuk Managgarai raya, kata dia, sekitar 90.000-100.000 liter. “Itu untuk 9 SPBU yang tersebar di Ruteng,Labuan Bajo, Borong termasuk yang di Reo,”ujarnya.

Takim tidak bisa memperkirakan sampai kapan pasokan BBM untuk tiga kota ini didatangkan dari Ende. “Ini kondisi jalannya juga parah. Selain itu, jalan alternatifnya juga tekstur tanahnya kita juga belum tahu, apakah kuat untuk dilalui mobil tanki 5 KL (5000 liter),”ujarnya.

Takim menjamin pasokan BBM di Ende cukup untuk menyuplai tiga kota di Manggarai raya hingga jembatan Batok kembali bisa dilalui kendaraan pengangkut BBM milik Pertamina. “Kita kan koordinasi dengan Surabya juga. Selama ini supali tanker untuk Reo dialihkan ke Ende,”ujarnya.

Hari ini, kata dia belum ada laporan kekurangan pasokan BBM di SPBU yang ada di Manggarai raya. “Kebetulan stock tadi pagi masih aman semua,”pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jembatan Batok yang berjarak sekitar 1 kilometer dari kota Reo ambruk pada Kamis (26/2) sekitar pukul 14.00 WITA. Saat  ini, pemerintah sedang mengupayakan jalan alternatif agar lalu lintas bisa berjalan normal.

Camat Kecamatan Reok Silvester Takang mengatakan kepada Floresa.co jalan alternatif ini diperkirakan akan digunakan selama enam bulan ke depan. Pemerintah kata dia sudah menyediakan anggaran untuk perbaikan jembatan Batok ini pada tahun ini. (PTD/Floresa)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tulis komentar Anda!
Tulis nama Anda di sini