Ilustrasi
Ilustrasi

Kupang, Floresa.co- Pemerintah provinsi NTT berencana membangun rumah potong hewan (RPH) sebanyak-banyaknya di NTT. Hal itu dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan daging sapi di kota-kota di Jawa terutma Jakarta.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemprov NTT Lamber Ibi Riti mengatakan pemerintah akan mendorong swasta untuk melakukan pembangunan RPH tersebut. Saat ini, kata dia, di Kupang sudah ada satu RPH semi modern milik swasta yang terletak di Obem.

“RPH itu sudah kirim daging setiap hari ke Surabaya dan Jakarta, kapasitasnya baru 3 ton per hari. Jadi kita akan tingkatkan semua RPH. Kita juga akan bangun RPH di Kabupaten Kupang, kemudian di Kota Kupang di dekat Undana,”ujarnya ketika berbicang-bincang dengan Floresa.co, Minggu (22/2/2015).

Selain di Timor, RPH juga kata dia akan dibangun di Manggarai Barat khusus untuk Sapi Bali serta RPH khusus babi di Flores Timur.

Selain mendorong pembangunan RPH, di sektor hulu, pemda kata dia juga mendorong pembangunan pusat-pusat pembibitan (breeding) dan juga pusat pemeliharaan ternak sapi di beberapa kabupaten seperti di Timor dan Sumba.

Pemerintah provinsi NTT kata Lambert tahun lalu sudah menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan pemerintah DKI Jakarta. Kerja sama tersebut meliputi tiga aspek yaitu membangun pusat pembibitan, membangun pusat peternakan, dan membangun pusat pengolahan dalam bentuk rumah potong modern.

Nanti kata dia, NTT tidak lagi mengirim sapi hidup ke DKI Jakarta tetapi sudah dalam bentuk daging segar yang sudah diolah di RPH modern. (PTD/Floresa)