Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Floresa.co – Sebanyak 155 sekolah di NTT belum mendapatkan alokasi dana BOS. Pasalnya, data-data siswanya belum masuk ke data Dapodik untuk pengalokasian dana BOS tersebut. Sementera lima ribu-an lebih sekolah SD dan SMP di NTT yang lainnya sudah mendapat dana BOS.

“Dari 155 sekolah, ada 23 sekolah yang salah klik dan memilih menolak menerima dana BOS, dan ada 132 sekolah yang tidak meng-update data Dapodik sehingga dana BOS nya tidak bisa diproses,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, dan Kebudayaan (P & K) Nusa Tenggara Timur (NTT), Sinun Petrus Manuk sebagaimana dilansir Kupang.tribunnews.com pada Selasa (10/2/2014).

Sinun mengatakan semua kepala dinas pendidikan kabupaten/kota agar bisa berkoordinasi lebih intens dengan manajer dana BOS Provinsi NTT. Tujuannya adalah untuk dapat mengetahui sekolah-sekolah mana di daerahnya yang belum melakukan pembaruan data Dapodik sehingga belum bisa dibuka di server pusat untuk pengalokasian dana BOS.

“Jadi waktunya hanya sampai dengan tanggal 15 Februari 2015 ini kesempatannya. Kalau lewat dari tanggal 15 berarti sekolah tersebut tidak bisa mendapatkan dana BOS di tahun 2015,” tegasnya.

Walau dana ini sistemnya dari pusat langsung ke rekening sekolah penerima, Sinun meminta kepada para kepala dinas PPO kabupaten/kota agar tetap melakukan pemantauan dan monitoring.

“Memang uangnya tidak melalui dinas, tetapi sebagai penguasa wilayah, harus memiliki tanggung jawab moril untuk ikut melakukan pengawasan dan monitoring ke sekolah-sekolah,” pungkasnya. (TIN/Floresa)

Advertisement